Peringati HUT RI Ke-78, Isi Dengan Nilai-Nilai Pembangunan Daerah

Selasa 22 Agustus 2023

SANGATTA– Kemerdekaan Indonesia menginjak 78 Tahun, perlu memaknai dengan penuh syukur, serta mendoakan segala jasa para pahlawan terdahulu.

Dengan cara itu, Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Agus Aras mengatakan patut bersyukur dan mendoakan segala jasa para pahlawan, membawa kemerdekaan saat ini.

Agus Aras Anggota DPRD Kalimantan Timur. Foto: Istimewa

Dia katakan selain karena perjuangan mereka para pendahulu, kita kini bisa menikmati dan juga mengisinya dengan kegiatan pembangunan, sesuai kemampuan masing-masing.

"Rasa syukur kita dan patut mendoakan para pejuang bangsa pejuang kemerdekaan kita, saat ini kita menikmati kemerdekaan dan mengisinya dengan kegiatan-kegiatan pembangunan," ungkap Agus Aras, Kamis (17/8/2023) lalu.

Menurutnya, legislatif Kaltim itu, menilai kini pembangunan sudah bisa dirasakan di berbagai tempat. Meski demikian menurutnya belum mencapai 100 persen.

"Akan ada peningkatan. Khususnya di wilayah Kaltim. Mengingat, APBD Kaltim terus mengalami peningkatan," harapnya.

Agus Aras menyatakan, secara umum pembangunan di usia republik ini ke 78 semakin membaik walaupun di beberapa tempat kita masih kurang.

Dia berpesan kepada anak bangsa, khususnya warga Kaltim untuk menjaga persatuan antar sesama. Karena menurutnya, itu adalah modal dasar pembangunan suatu bangsa.

"Sebagai masyarakat Kalimantan Timur harus tetap menjaga rasa persatuan dan kesatuan sebagai modal dasar pembangunan," jelasnya.

"Bahwa dengan modal rasa persatuan dan kesatuan itu modal besar untuk akselerasi pembangunan di Kalimantan Timur," urainya.

Bahkan, pemerintah Provinsi Kaltim serta Pemerintah Kabupaten Kota juga dapat memaksimalkan pembangunan di daerahnya.

"Salah satu yang ditekankan adalah sektor pendidikan dan pembangunan infrastruktur jalan di Berau yang panjangnya mencapai 200 km," tuturnya.

Aras berharap, Hilirisasi industri, termasuk hilirisasi industri kelapa sawit di Kutai Timur sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Kaltim.

Maka itu, pihaknya mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Kota khususnya, di Dapilnya Kutim dan Bontang supaya sesegera mungkin mendirikan industri-industri Hilir.

"Supaya bisa dibangun khususnya di Kalimantan Timur karena memang Kutai Timur itu salah satu penghasil CPO (Crude Palm Oil) terbesar di Kalimantan Timur," tandasnya. (Adv/*)