Selasa, 17 JANUARI 2023
Pemerintah melakukan berbagai upaya percepatan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Berbagai rancangan pembangunan IKN tersebut telah termaktub dalam Undang-undang (UU) Nomor 3 Tahun 2002 tentang IKN pada 15 Februari 2022.
Terdapat 5 tahapan pembangunan yang ditargetkan rampung dari 2022 hingga 2045, tepat pada peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke 100 tahun. Pada tahap pertama, pembangunan IKN akan difokuskan pada tiga alur kerja, yakni pembangunan perkotaan, pembangunan infrastruktur dan pembangunan ekonomi.
Selain itu, perumahan dalam bentuk rumah tapak maupun unit apartemen untuk ASN, TNI, Polri dan BIN juga akan dibangun di tahap satu.
Ketua Umum PII yang juga adalah Ketua Satgas Pelaksana Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, salah satu pembangunan yang akan rampung dalam waktu dekat adalah pembangunan Bendungan Sepaku Semoi.
"Pembangunannya telah mencapai 82,5 persen untuk konstruksi dan 91,86 persen untuk progres keuangan. Bendungan Sepaku Semoi merupakan sumber air baku untuk tahap awal IKN. Kalau kita mau membangun suatu daerah, hal yang paling penting adalah ketersediaan air. Oleh sebab itu bendungan merupakan basic infrastructure," ungkap Danis.
Danis juga menyampaikan rencana pembangunan tahap ke 2 IKN.
"Misalnya ada yang mau membangun energi baru terbarukan (EBT). Masuk lah di 2025-2029, gimana kita menyiapkan transportasi umum, perluasan kawasan, pengembangan riset, pembangunan lanjutan infrastruktur, sampai 2029," lanjut Danis.
Hetifah Sjaifudian Wakil Sekretaris Jenderal PII menyampaikan pentingnya Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PII dalam konteks pembangunan IKN.
"Rapimnas diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi dan inovasi sebagai kontribusi nyata bagi IKN dari para insinyur terbaik dari berbagai bidang keahlian se Indonesia," ujar Hetifah.
Lebih lanjut, Hetifah juga menegaskan bahwa pemilihan Kaltim sebagai tuan rumah merupakan momentum yang tepat.
"Kaltim dipilih menjadi lokasi pelaksanaan Rapimnas karena relevan dengan tema yang diusung yaitu pembangunan Ibu Kota Negara," katanya.
"Kaltim telah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Ini momentum yang tepat untuk rembuk bersama guna capai ide-ide inovatif dan solutif bagi keberlanjutan pembangunan IKN," tandas legislator Kaltim tersebut. (**)