Cengkeraman Sekularisme di Dunia Islam

Oleh : Siti Rima Sarinah

Azerbaijan adalah sebuah negara yang berada di persimpangan Asia Barat dan Eropa Timur di wilayah Kaukasus. Akhir-akhir ini Azerbaijan menjadi perhatian dunia dampak dari aksi dikriminasi pemerintah  yang melarang siswa dan guru menggunakan hijab dalam semua institusi pendidikan.

Sungguh aneh, hampir 96% penduduk Azerbaijan beragama muslim, tetapi pemerintah negara tersebut melarang wanita muslimah untuk menggunakan hijab. Pelarangan hijab ini telah diberlakukan dari tahun 2010, pemerintah melarang penggunaan hijab di sekolah dari tingkat SD hingga menengah.

Kebijakan tersebut tentu menuai protes keras. Dilansir dari CNN Indonesia, 14/10/2026,  sejumlah sekolah melarang siswa dan tenaga pengajar mengikuti kegiatan belajar mengajar jika tetap menggunakan hijab. Dengan alasan hijab merupakan pakaian yang dinilai bertentangan dengan "prinsip sekularisme" yang dianut oleh pemerintahan azerbaijan. 

Melanggar HAM

Azerbaijan hanyalah salah satu contoh dari negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, tetapi dilarang untuk melaksanakan kewajibannya dari agamanya. Apa yang dilakukan oleh pemerintah Azerbaijan merupakan bukti nyata pelanggaran HAM yang dilakukan negara kepada muslim Azerbaijan.

Apalagi dengan jumlah muslim yang sangat besar, seharusnya dengan payung HAM, mereka tidak dipersulit untuk menggunakan hijab yang merupakan kewajiban bagi wanita muslimah. Disinilah kita bisa melihat ketidakadilan HAM yang bukan diperuntukkan untuk penduduk mayoritas muslim. Justru yang terlihat mayoritas penduduk muslimah mendapatkan diskriminasi di negeri mereka sendiri yang seharusnya mereka mendapatkan perlindungan dari negara. 

Hijab Sebagai Identitas Muslim

Pemerintah Azerbaijan mengatakan hijab melanggar prinsip pemisahan agama dalam kehidupan (sekularisme). Memang tidak dimungkiri, cengkeraman sekularisme tertancap kuat di negeri-negeri muslim. Hingga negara membuat kebijakan mengatur sampai ranah pribadi individu rakyat terkait soal berpakaian. Padahal, Islam memberikan aturan yang lengkap bagi setiap muslim termasuk soal berpakaian. Dan Islam tak mengenal istilah sekularisme dan ide ini sangat bertentangan dengan Islam.

Hijab bukan sekedar pakaian melainkan identitas seorang muslimah yang membedakan dengan wanita non muslim. Penggunaan hijab ini juga sebagai bentuk ketaatan seorang muslim kepada RabbNya. Dan seorang muslim tidak akan pernah meninggalkan kewajiban ini selama hidup di dunia.

Berbeda dengan agama lainnya yang tidak memiliki aturan rinci terkait aktifitas kehidupan, kecuali hanya mengatur masalah ibadah semata. Sedangkan Islam adalah sebuah panduan hidup yang mengatur seluruh aktifitas manusia termasuk  sistem pemerintahan.