Sabtu 2 November 2024
SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim berencana menggelar festival yang menggabungkan olahraga tradisional dengan seni budaya lokal sebagai upaya untuk melestarikan warisan budaya di daerah ini.
Menurut Sulaiman, Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim, acara ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali olahraga tradisional yang mulai terlupakan dan memberikan kesempatan bagi kesenian lokal untuk lebih dikenal.
“Kami ingin menghidupkan kembali olahraga yang memiliki nilai sejarah, serta memberikan wadah bagi seni budaya lokal untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Sulaiman, Sabtu (2/11).
Festival ini tidak hanya akan menampilkan olahraga modern, tetapi juga berbagai cabang olahraga tradisional yang hampir punah, dengan harapan agar masyarakat lebih mengenal dan melestarikannya. Lebih dari sekadar pertandingan olahraga, festival ini juga akan dimeriahkan dengan beragam pertunjukan seni khas Kalimantan Timur.
Tujuan utama acara ini adalah memperkenalkan keberagaman budaya daerah kepada masyarakat luas.
Sulaiman menambahkan, festival ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperkenalkan seni tradisional sebagai bagian integral dari identitas budaya Kalimantan Timur.
“Dengan melibatkan olahraga tradisional, kami ingin masyarakat merasakan kebahagiaan bersama dan turut menjaga serta melestarikan warisan budaya yang telah ada,” tambahnya.
Acara yang akan melibatkan seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur ini bertujuan untuk memperkenalkan olahraga tradisional kepada generasi muda, serta mengajak mereka untuk lebih peduli terhadap budaya lokal.
Dengan adanya festival ini, Dispora Kaltim berharap dapat memperkuat identitas budaya daerah dan mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam berolahraga serta menjaga nilai-nilai budaya yang ada. (AR/adv/DisporaKaltim)