Sabtu 2 November 2024
SAMARINDA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sedang mempersiapkan kompetisi sepak bola antar desa (tarkam) yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2025.
Tujuan utama dari kompetisi ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada talenta-talenta muda, terutama yang berasal dari daerah pedesaan dan wilayah yang kurang terjangkau, untuk menampilkan kemampuan mereka dalam sepak bola.
Program ini dirancang untuk memperluas akses bagi pemuda-pemuda yang tinggal di daerah terpencil yang jarang mendapatkan perhatian dalam bidang olahraga.

Sulaiman, Analis Kebijakan Ahli Muda di Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, menjelaskan bahwa sepak bola dipilih sebagai cabang olahraga utama untuk kompetisi tarkam karena olahraga ini sangat populer di seluruh wilayah Kaltim, termasuk di pedesaan.
“Sepak bola adalah cabang olahraga yang digemari hampir di setiap sudut Kaltim, bahkan di desa-desa yang lebih terpencil. Kami ingin memberi kesempatan kepada mereka yang memiliki bakat, tetapi belum mendapat panggung untuk menunjukkan kemampuan,” jelasnya, Sabtu (2/11).
Sulaiman menambahkan bahwa kompetisi tarkam ini akan menjadi ajang bagi anak-anak muda di desa untuk memperlihatkan potensi mereka, sekaligus menjadi sarana pencarian talenta berbakat yang selama ini mungkin kurang diperhatikan.
“Penting bagi kami untuk memastikan bahwa atlet berpotensi tidak hanya berasal dari kota besar, tetapi juga dari desa-desa yang fasilitasnya terbatas,” tambahnya.
Kompetisi antar kampung ini akan melibatkan desa-desa di seluruh Kalimantan Timur pada tahun 2025. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga akan menjadi sarana seleksi untuk memilih atlet berbakat yang akan mendapatkan pelatihan intensif di pusat pelatihan Dispora Kaltim.
Sulaiman juga menyampaikan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memajukan daerah-daerah yang kurang mendapat dukungan dalam pengembangan olahraga.
“Kompetisi ini merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk menggali dan mengembangkan potensi di daerah-daerah yang selama ini kurang terlihat,” kata Sulaiman.
Meskipun fokus kompetisi tarkam saat ini adalah sepak bola, Dispora Kaltim membuka kemungkinan untuk memperluas program ini ke cabang olahraga lainnya di masa depan.
“Sepak bola kami pilih karena minat yang besar dari masyarakat, namun kami tidak menutup kemungkinan untuk memperluas kompetisi ini ke cabang olahraga lain di kemudian hari,” tutup Sulaiman.
Dengan kompetisi ini, Dispora Kaltim berharap dapat menciptakan iklim persaingan yang sehat dan merata di seluruh Kalimantan Timur, serta berdampak positif bagi perkembangan olahraga dan mencetak atlet yang lebih inklusif dan berpotensi tinggi. (AR/adv/DisporaKaltim)