Rabu 27 November 2024
SAMARINDA – Zairin Zain, Kepala Sekretariat DBON Kaltim, mengungkapkan bahwa penerapan ilmu olahraga menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya peningkatan pembinaan atlet di Kalimantan Timur. Fokus utama adalah mengintegrasikan ilmu pengetahuan olahraga untuk meningkatkan kualitas latihan dan mengurangi risiko cedera.
Menurut Zairin, pendekatan berbasis sport science mencakup berbagai disiplin, seperti psikologi olahraga, fisiologi, biomekanika, dan biokimia, yang diharapkan mampu memberikan pendekatan pelatihan lebih terstruktur dan menyeluruh. Dengan cara ini, para atlet bisa mencapai potensi maksimal mereka.
“Penerapan ilmu olahraga akan mengoptimalkan efektivitas pelatihan, sekaligus memperkecil kemungkinan cedera yang sering terjadi di lapangan,” jelas Zairin, Rabu (27/11).
Namun, Zairin juga mengakui bahwa pemanfaatan sport science di Kaltim saat ini masih terbatas pada pendekatan konvensional. Oleh karena itu, DBON Kaltim berencana memperkenalkan peralatan dan teknologi olahraga yang lebih modern untuk memperkuat implementasi ilmu olahraga ini.
“Untuk benar-benar mendapatkan manfaat maksimal dari sport science, kami memerlukan peralatan yang lebih canggih,” kata Zairin.
Selain itu, DBON Kaltim juga tengah merencanakan penambahan tenaga ahli dalam bidang terapi olahraga, seperti sport massage therapy, untuk mendukung proses pemulihan atlet. Kehadiran para ahli terapi ini dinilai sangat penting dalam mempercepat pemulihan cedera, terutama bagi atlet muda yang masih dalam tahap pertumbuhan fisik.
“Pemulihan yang cepat dan tepat sangat krusial untuk atlet muda. Terapi olahraga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan mereka,” tambahnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, DBON Kaltim bertekad menciptakan ekosistem olahraga yang lebih profesional dan mendukung pengembangan atlet berpotensi untuk berkompetisi di tingkat nasional dan internasional.
Zairin percaya bahwa dengan penerapan ilmu olahraga yang lebih baik dan fasilitas yan g lebih memadai, Kalimantan Timur akan mampu mencetak lebih banyak atlet muda yang siap bersaing di berbagai ajang olahraga bergengsi. (AR/adv/DisporaKaltim)