Kamis 14 November 2024
SAMARINDA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) inginkan kualitas pelatih fisik usai mendapat pelatihan bisa meningkat.
Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading menyebutkan pelatih fisik yang sudah dapat pelatihan harus punya gambaran.
“Artinya tidak punya gambaran dalam menghadirkan dan mendapatkan atlet-atlet yang memiliki potensi. Kalau saya seperti itu inginnya seperti itu ya,” kata Rasman pada media ini, Kamis (14/11).
Meski begitu, pada intinya Rasman menginginkan walaupun ada 1.000 pelatih fisik yang ditargetkan ikut pelatihan dan disertifikasi, dia tak ingin hanya angka yang dilihat.
“Intinya walapun 1.000, jangan lihat seribunya, tapi lihatlah bagaimana dia berprroses dulu. Nah, setelah berproses dia ikut dalam itu tadi, pelatihan fisik,” tegasnya.
Dia menegaskan bahwa pelatih fisik yang sudah mengikuti sertifikasi, harus menbuktikan ke publik bahwa dia betul-betul bisa menjadi pelatih fisik dimasing-masing kabupaten/kota.
“Dia harus membuktikan bahwa dia bisa menjadi pelatih fisik dimasing-masing kabupaten/kota dan cabang olahraga (cabor) nya,” harapnya.
Nantinya, Dia ingin melihat saat pekan olahraga provinsi (Porprov), sebagai ajang pembuktian kompetensi dirinya sebagai pelatih fisik yang sudah teruji.
“Betul tidak dia teruji dan bisa berfungsi sebagai pelatih fisik, karena Porprov terdiri dari berbagai kabupaten/kta. Dia pasti ada keterwakilan pelatih fisik umpamanya,” tuturnya.
“Kalau tidak ada pelatih fisiknya, kemudian bagaimana yang kemarin dilatih, jangan-jangan dia hanya ikut pelatihan tanpa membuktikan bahwa dia betul-betul pelatih fisik,” pungkasnya. (AR/adv/DisporaKaltim)