Selasa 5 November 2024
SAMARINDA - Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) soroti menurunnya prestasi olahraga yang dimiliki Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI).
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO), Rasman Rading bahwa ada banyak kemungkinan yang bisa saja terjadi.
"Kita harus carikan solusinya, jangan-jangan ada yang salah dalam pengelolaannya. Jangan-jangan mungkin ada kejenuhan para pelatihnya didalam,” kata Rasman.
Selain itu, menurut Rasman bisa saja lantaran kebanyakan ketidakseimbangan antara teori dengan praktik yang terjadi di lapangan.
"Atau mungkin karena kurangnya melakukan try out atau uji tanding di luar baik luar provinsi maupun yang ada di luar negeri,” terangnya.
Beberapa kemungkinan itu bisa saja terjadi di internal SKOI. Tetapi, yang pasti kata Rasman, pihaknya harus mencarikan solusi, karena SKOI adalah milik pemerintah.
Dia juga menyarankan keterlibatan pengurus cabang (pengcab) dan pengurus provinsi (pengprov) masing-masing cabor.
Khususnya dalam memberikan perhatian bagi atlet-atletnya yang saat ini tengah berada di dalam SKOI untuk menimba ilmu pendidikan. (AR/adv/DisporaKaltim)