Kembali Digelar Kejurprov Kelompok Usia Dini Tahap II Garapan DBON Kalimantan Timur

Minggu 26 November 2023

SAMARINDA – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kalimantan Timur (Kaltim) usia dini kembali di gelar, setelah sukses menggelar Kejuaraan Provinsi Kelompok Umur usia dini yang mempertandingkan enam cabang olahraga yaitu atletik, taekwondo, bulutangkis, pencak silat, gulat dan kempo, pada 20 – 22 Oktober 2023 lalu.

Kali ini, DBON Kalimantan Timur menggelar Kejurprov Kelompok Usia dini dengan mempertandingkan 3 cabang olahraga yaitu wushu, senam dan balap sepeda, berlangsung mulai Jumat tanggal 24 sampai Minggu 26 November 2023.

Kejurprov diikuti sekitar 300 atlet dari tiga cabang olahraga tersebut yang digelar di dua lokasi, Hotel Atlet Kompleks Gelora Kadrie Oening Jalan M Yamin Sempaja.

Untuk senam dan wushu sementara balap sepeda berlangsung di Kompleks Perumahan Alaya Jalan DI Pandjaitan (eks Jalan Kesejahteraan) Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Hari Kusuma selaku yang mewakili Pj Gubernur Kaltim membuka ajang Porprov tersebut, berharap dari ajang ini bisa memberikan yang terbaik untuk prestasi olahraga di Benua Etam.

"Melalui ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kaltim, kelompok usia dini, bisa menjadi ajang pencarian bakat, sebagai aset atlet Kaltim masa depan,” ucapnya.

Kepala Sekretariat Pelaksana DBON Kalimantan Timur Zairin Zain, Kejurprov KU di Hotel Atlet pagi tadi menjelaskan, kejurprov ini merupakan bagian dari upaya DBON Kalimantan Timur mencari bibit atlet potensial usia dini.

"Ini upaya pencarian kami yang kedua setelah sebelumnya ada enam cabang olahraga yang dilaksanakan dan kami sudah mendapatkan 120 atlet usia dini berprestasi, ini jadi kebanggaan bagi kami. Dari seluruh cabang olahraga kami ambil 20 atlet putra dan putri," jelas Zairin.

Dari 14 cabang olahraga yang dinaungi DBON sudah ada sembilan yang dilaksanakan dan selanjutnya bagi cabang olahraga yang belum, akan dilaksanakan.

Sementara, untuk kejurprov kali ini diikuti sekitar 300 atlet dari tiga cabang olahraga. Ini memang jadi prioritas dari DBON Kalimantan Timur untuk mendidik dan membina atlet usia dini yang diharapkan bertalenta dan berprestasi, nantinya dimasukan di asrama dan dibiayai oleh pemerintah.

Zairin menyampaikan terima kasih kepada ketua cabang olahraga senam, wushu dan balap sepeda yang hadir pada pembukaan ini termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kalimantan Timur Agus Hari Kusuma termasuk orang tua para atlet yang ingin menyaksikan anak mereka bertanding.

"Dari tiga cabang olahraga yang dipertandingkan akan kami pilih 60 orang yang berprestasi, jadi sudah ada 180 atlet usia dini yang akan digodok sebelum masuk ke akademi olahraga yang kami pusatkan di Gelora Kadrie Oening ini," tegasnya.

Selanjutnya, Kejurprov ini juga sekaligus membuktikan kerja dari DBON Kalimantan Timur. Sebenarnya tugas dari DBON, melahirkan atlet muda potensial yang dibina untuk berprestasi hingga tingkat nasional. (adv/DisporaKaltim).