Camat Utara Menghimbau Masyarakat Agar Berhati-Hati Saat Cuaca Ekstrem

Selasa, 22 MARET 2022

BALIKPAPAN-Cuaca Ekstrem akhir-akhir ini terjadi di kota Balikpapan, berdampak banjir dibeberapa wilayah, keadaan ini menghantui warga utamanya, di pemukiman dataran rendah.

Daerah pegunungan, bahaya longsor juga patut dicemaskan. Pemerintah kota Balikpapan melalui Camat Balikpapan Utara Mahendra Chandra menghimbau, wilayah berpotensi longsor, untuk segera melakukan antisipasi dan selalu waspada atas bahaya yang tidak diinginkan.

Mahendra Chandra Camat Balikpapan Utara

Diketahui cuaca sedang tidak menentu, Camat Balikpapan Utara, Mahendra mengharapkan warganya di daerah bahaya longsor agar selalu siap dan waspada.

"Warga harus mesti selalu berhati-hati, jangan tidur terlalu larut ketika hujan mengguyur semalaman, jika dirasa bahaya akan menerjang, segeralah mengungsi ke tempat yang aman," ucap Mahendra, Selasa (22/3/2022).

"Warga yang ingin memiliki rumah, janganlah membangun di daerah yang rawan longsor, apalagi Pemerintah Kota selalu menegaskan untuk menghindari pembangunan di daerah tersebut," tegasnya.

Menurutnya, tidak membangun di kawasan rawan longsor. Walaupun awalnya tidak longsor, tapi kedepannya bisa terjadi. Kejadian longsor biasanya terjadi di rumah yang posisinya berada di dalam.

Sebab itu, hindari pembangunan di pemukiman tersebut. Bahaya banjir di lingkungannya akibat pengupasan lahan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab.

Pihaknya terus melakukan monitoring dan pengawasan disegala sektor. "Tolong bagi Lurah, LPM, Babinsa maupun Bhabinkamtibnas, untuk dibantu monitor wilayahnya masing-masing, jika menemukan pengupasan lahan tanpa izin langsung saja di stop, karena berdampak ke kawasan," tegasnya.

Berdasar arahan WaliKota Balikpapan, untuk pihak terkait agar terus melakukan pengawasan, jika menemukan kejadian yang yang tidak menggunakan izin, arahkan ke proses perizinan dahulu.

"Jadi jika tidak ada izinnya, silahkan diurus dahulu, karena terasa sekali di Balikpapan saat ini, akibat pengupasan lahan tidak berizin. Salah satunya, daerah Karang Joang sekarang pun banjir, sebelumnya tidak pernah," tandasnya. (Adys)