Sebanyak 12 Rekomendasi, Dalam Perayaan Natal Dimasa Pandemi

Rabu, 23 Desember 2020

BALIKPAPAN-Satgas Penanganan COVID-19 Balikpapan mengingatkan kewaspadaan masyarakat. Khususnya, bagi yang memperingati Natal. Setelah melakukan rapat koordinasi dengan pengurus gereja di Balikpapan, Selasa (22/12/2020) kemarin, Satgas Penanganan COVID-19 Balikpapan memberikan 12 rekomendasi untuk dilaksanakan.

Beberapa di antaranya, selain menerapkan protokol 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Umat yang melaksanakan ibadah di gereja disarankan mengenakan face shield sebagai tambahan perlindungan.

"Bagi jemaat yang rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia kami sarankan mengikuti ibadah secara virtual. Begitu juga dengan yang memiliki komorbid. Seperti diabetes, hipertensi, riwayat stroke dan jantung," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty saat jumpa persnya, Rabu (23/12/2020). 

Ia melanjutkan, jemaat yang melakukan ibadah virtual termasuk mereka yang sedang menunggu hasil rapid test antigen atau swab test PCR.

Kemudian dalam proses tracing kontak erat, dan baru tiba dari daerah dengan zona merah penularan COVID-19.

"Pengurus gereja wajib memperhatikan ventilasi, durasi ibadah maksimal 2 jam, jarak kursi minimal 1,5 meter. Kemudian boleh bernyanyi namun dibatasi," ungkapnya.

Untuk memastikan persiapan gereja juga, Pemerintah Kota Balikpapan melakukan pengecekan di sejumlah gereja di Balikpapan pada Rabu, (23/12/2020).

Peninjauan dilakukan Kepala Satpol PP Balikpapan Zulkifli bersama Kasatbinmas AKP Eko Achnato dan perwakilan Kantor Kemenag Balikpapan.

Elemen-elemen yang diperhatikan di lingkungan gereja adalah ketersediaan fasilitas kesehatan, seperti thermo gun, wastafel cuci tangan, ventilasi di sekitar gereja, dan sterilisasi area sekitar gereja dengan penyemperotan disinfektan.

Kunjungan tersebut dimulai dari Gereja Katolik St Petrus dan Paulus dan 2 gereja lainnya di Balikpapan Tengah dan Balikpapan Utara.

"Kami mengimbau dalam memperingati Natal agar tetap mematuhi protokol kesehatan," ujar Kepala Satpol PP Balikpapan Zulkifli.

Pada jumpa pers di Kantor Wali Kota, Satgas Penanganan COVID-19 Balikpapan melaporkan penambahan 66 kasus terkonfirmasi positif, 34 selesai isolasi, dan satu meninggal dunia pada hari ini (23/12/2020). 

"Terdapat peningkatan di klaster pekerja migas. Selain itu juga klaster keluarga karena banyak warga yang melakukan perjalanan," kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

Dari analisa mingguan Satgas COVID-19 dari 14 Desember hingga 22 Desember, terdapat kecenderungan peningkatan pada kasus anak dari klaster keluarga. Untuk usia 0-10 tahun sebanyak 24 kasus, kemudian usia 10-18 tahun terdapat 11 kasus, dan usia 19-25 terdapat 28 kasus. (**)

Editor: Ahmad Yani

#BalikpapanBangkit #PakaiMasker #JagaJarak #CuciTanganPakaiSabun #HindariKerumunan #WeLoveBalikpapan #satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibuwajibpakaimasker #ingatpesanibuwajibjagajarak #ingatpesanibuwajibcucitangan #wajibpakaimasker #wajibjagajarak #wajibjagajarakhindarikerumunan #wajibcucitangan #wajibcucitangandengansabun