Jumat, 21 Agustus 2020
BALIKPAPAN- Pandemi COVID-19 terus meluas akhirnya membuat tenaga medis ikut terpapar, sampai hari ini, Jumat (21/8/2020) tercatat sudah 73 tenaga medis terkonfirmasi positif.

Masyarakat dihimbau terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran COVID-19 di Kota Balikpapan. Dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker.
Pada pekan ini juga tiga rumah sakit di Balikpapan membatasi pelayanan kepada masyarakat sebagai pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan kerja masing-masing.
Ketiga rumah sakit tersebut, RSUD Beriman, RSKD. Kanujoso Djatiwibowo, dan RS Bersalin Sayang Ibu. Untuk RSUD Beriman saat ini hanya membuka layanan UGD, serta Poli Penyakit Dalam dan Poli Kandungan.
Untuk RSKD Kanujoso Djatiwibowo menutup pelayanan sementara poliklinik mulai, Senin (24/8/2020) hingga Rabu (26/8/2020) mendatang.
Namun tetap membuka pelayanan seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), Hemodialisa, rawat intensif, rawat inap, dan pelayanan COVID-19 yang sudah terjadwal.
Adapun RS. Bersalin Sayang Ibu menutup sementara beberapa pelayanan mulai, Kamis (20/8/2020) sampai Senin (24/8/ 2020), penutupan Instalasi Gawat Darurat (IGD), Kamar Bersalin, Kamar Operasi, Ruang Bayi Level 2, dan Poli Anak.
Sedangkan untuk pelayanan rawat jalan Poli Obgyn tetap buka dengan pembatasan pelayanan.
Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Balikpapan juga melaporkan pertambahan 75 kasus terkonfirmasi positif, 32 kasus menyelesaikan isolasi, dan 7 kasus meninggal dunia.
Penambahan 75 kasus terkonfirmasi positif, sebagian Orang Tanpa Gejala (OTG), dan suspek dengan keluhan sakit lainnya Sebanyak 65 kasus.
Kemudian, hasil tracking kasus positif lainnya sebanyak 10 kasus, seperti, tracking kasus di tempat kerja dan kasus dari luar Balikpapan.
Selanjutnya, 7 kasus meninggal dunia, terdiri satu orang terkonfirmasi positif dan enam lainnya, probable atau menunggu hasil pemeriksaan swab PCR (Polymerase Chain Reaction).
Gugus Tugas Balikpapan juga menyampaikan total pasien positif 1235 orang, pasien dalam perawatan 226 orang, pasien kasus konfirmasi isolasi mandiri 232 orang, pasien sembuh 699 orang dan pasien meninggal dunia 78 orang. (Yudi)
Editor: Ahmad Yani