Sabtu, 18 Juli 2020
BALIKPAPAN-Rilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan, bahwa terdapat penambahan sepuluh kasus terkonfirmasi positif dan tujuh pasien mendapatkan hasil swab test negatif dua kali berturut-turut atau sembuh, Sabtu (18/7/2020).

Ketujuh pasien sembuh telah menjalani perawatan di RS Pertamina Balikpapan.
Selain itu, terdapat penambahan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak tujuh orang. Dan Orang Tanpa Gejala (OTG) dengan hasil rapid test reaktif bertambah 13 orang.
Sementara, jumlah spesimen dalam pemeriksaan di laboratorium sebanyak 55 sampel dan 17 spesimen dalam perjalanan menuju laboratorium.
Adapun Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan, hasil swab, Jumat (17/7/2020) kemarin. Bahwa, 15 hasil swab PCR (Polymerase Chain Reaction) sembilan pasien terkonfirmasi positif dan enam pasien terkonfirmasi negatif.
Total pasien terkonfirmasi positif 297 orang, pasien dalam perawatan 59 orang , pasien sembuh 234 orang dan pasien meninggal dunia tujuh orang.
Ia mengatakan, sembilan terkonfirmasi positif, BPN 289 perempuan (64) merupakan seorang pensiunan, dirawat dengan komorbid di RSKD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.
Kemudian, BPN 290 perempuan (27) KTP Balikpapan merupakan karyawati migas. BPN 291 laki-laki (46) merupakan riwayat tracking perluasan kontak erat BPN 257 dari perusahaan migas. Selanjutnya, BPN 292 laki-laki (35) KTP Balikpapan masuk rumah sakit, dengan keluhan mirip dengan gejala COVID-19 sehingga dilakukan perawatan, selanjutnya dilakukan tes swab PCR hasilnya terkonfirmasi positif.
"BPN 293 laki-laki (42) KTP Balikpapan merupakan tracking perluasan, kontak erat dengan BPN 257 dari perusahaan migas. BPN 294 laki-laki (55) KTP Balikpapan merupakan kasus suspek, datang ke rumah sakit dengan keluhan sakit dilakukan tes swab PCR hasilnya terkonfirmasi positif," ungkapnya.
"BPN 295 laki-laki (35) KTP Balikpapan merupakan karyawan migas, masuk rumah sakit dengan keluhan mirip dengan gejala COVID-19, dilakukan pemeriksaan ditemukan hasil terkonfirmasi positif," ucapnya.
"BPN 296 laki laki (60) KTP Balikpapan merupakan pekerja dari supplier catering, untuk perusahaan migas, masuk rumah sakit dengan keluhan batuk, pilek, demam dan sesak nafas," jelasnya.
BPN 297 (28 tahun) KTP Jawa Barat merupakan ASN dari Instansi vertikal, melakukan pemeriksaan karena perluasan tracking kontak erat BPN 253," katanya.
"Enam pasien terkonfirmasi negatif, setelah dilakukan tes swab PCR dua kali berturut-turut, sehingga dinyatakan sembuh dan dapat meninggalkan rumah sakit, tiga pasien dari RS. Pertamina Balikpapan dan tiga pasien dari RS. Siloam Balikpapan," urainya.
"BPN 231 laki-laki (26) KTP Balikpapan, dinyatakan sembuh dari RS. Pertamina Balikpapan, setelah dirawat selama 12 hari," kata Rizal.
"BPN 235 laki-laki (39) KTP Kalimantan Selatan, dinyatakan sembuh dari RS. Pertamina Balikpapan, setelah dirawat selama 12 hari," tuturnya.
"BPN 236 laki-laki (26) KTP Jogjakarta, dinyatakan sembuh dari RS. Pertamina Balikpapan, setelah dirawat selama 12 hari," bebernya. BPN 261 laki-laki KTP Jawa Barat merupakan tracking kontak erat dengan BPN 275, dinyatakan sembuh dari RS. Siloam Balikpapan," ujarnya.
BPN 262 (40) KTP Balikpapan merupakan tracking kontak erat dengan BPN 175, dinyatakan sembuh dari RS. Siloam Balikpapan," kata dia BPN 271 perempuan merupakan WNA, dinyatakan sembuh dari RS. Siloam Balikpapan," pungkasnya.
Liputan: Yudi
Editor: Ahmad Yani