Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan: Satu Orang Positif Meninggal Dunia

Jumat, 12 Juni 2020

BALIKPAPAN-Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Balikpapan, kembali menyampaikan perkembangan penanggulangan virus Corona di Balikpapan, Jumat (12/6/2020).

 Walikota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan, menyampaikan, ada sembilan kasus hari ini, dua pasien terkonfirmasi positif, enam kasus terkonfirmasi negatif dua kali swab dinyatakan sembuh dan satu pasien positif meninggal dunia.

"Enam pasien sembuh hasil swab PCR (Polymerase Chain Reaction) RS Pertamina Balikpapan, TCM (Tes Cepat Molekuler) RSUD Kanudjoso Djatiwibowo dan RSUD Beriman Balikpapan," ungkapnya.

"Satu kasus pasien positif meninggal dunia, Jumat pagi (12/6/2020) dan telah dimakamkan sesuai protokoler kesehatan," katanya.

"Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga bertambah satu kasus, sehingga menjadi 244 kasus dimana sebelumnya 243 kasus," urainya.

"Adapun spesimen baru tengah dilakukan pemeriksaan sebanyak 16 spesimen. Jadi total pasien positif jadi 95, yang sembuh 57, meninggal 3 dan yang masih dirawat 35," tandasnya.

Senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty, ada dua kasus terkonfirmasi positif baru, yakni kode BPN 94 laki-laki (27) tahun, merupakan pekerja alat berat tambang dan KTP luar Balikpapan.

"Lokasi tambangnya berada di Kaltim, namun istri dan keluarga ada di Balikpapan sehingga yang bersangkutan berada di Balikpapan sejak 3 minggu terakhir, akan melakukan penerbangan diperlukan uji swab PCR dan terkonfirmasi positif di rumah sakit Pertamina Balikpapan,” ujarnya.

"Kode BPN 95 laki-laki (20) tahun terdeteksi COVID-19 hasil screening rapid test masal di puskesmas pekan kemarin dilanjutkan dengan uji swab dan dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Lakesda) Samarinda ditemukan hasil positif beliau pekerja swasta tinggal di kampung Baru," jelasnya.

"Enam pasien sembuh, lima diantaranya pasien dirawat di rumah sakit Pertamina Balikpapan, empat merupakan pekerja tambang dari hasil skrining dan 1 merupakan pasien yang terdeteksi dari hasil screening untuk tindakan medis," kata dia.

"Untuk pasien meninggal tadi pagi kode BPN 81 (63) tahun kontak erat kode BPN 62 hasil tracking sejak (3/6) yang bersangkutan muncul keluhan seperti Covid-19 dan dirawat di ICU RSUD Kanudjoso Djatiwibowo, meninggal pukul 05.45 dan telah dimakamkan sesuai protokol kesehatan," pungkasnya.

Rilis pers disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan sekaligus Walikota Balikpapan Rizal Effendi, didampingi Dandim 0905 Balikpapan Kolonel Arm I Gusti Putu Agung Sujarnawa, Wakapolresta Balikpapan AKBP Sebril Sesa dan Kepala Dinas Kesehatan Andi Sri Juliarty, di Media Center COVID-19, Pemkot Balikpapan.

Liputan: Yudhi

Editor: Ahmad Yani