Ketua DMI Balikpapan, Tidak Menjamin Masyarakat Tidak Melaksanakan Salat I'd di Lapangan dan Masjid

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 9 tahun 2020 tentang, pembatasan sosial berskala besar.

Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Balikpapan Solehuddin Siregar mengatakan, sebelumnya pemerintah Balikpapan, mengizinkan melaksanakan salat Id di lapangan dan masjid.

Akan dipastikan Idul Fitri 1441 H, 1 Syawal akan jatuh pada, Minggu (24/5/2020), sebagaimana disampaikan Kementerian Agama RI.

Sehingga, ia langsung melakukan sosialisasi terkait protokol kesehatan pelaksanaan salat Id kepada seluruh pengurus masjid se-Balikpapan.

"Belum lama ini, peraturan dari Presiden RI, Gubernur dan Walikota, kami sudah sampaikan pada saat rapat, kami tidak dapat menjamin, bahwa masyarakat tidak melaksanakan salat Id di masjid," ungkapnya, Jumat (22/5/2020).

"Kami yakin dan percaya bahwa, masyarakat akan melaksanakan salat Id di masjid dan sudah diterima informasi dari pengurus DMI kecamatan bahwa masyarakat akan melaksanakan salat Id di masjid," ucapnya.

"Kami tekankan kembali jika ada masyarakat yang melaksanakan salat Id di masjid, harus sesuai dengan Protokol kesehatan, mengunakan masker dan menjaga jarak," kata dia.

"Hampir semua masjid yang ada di Balikpapan, akan melaksanakan salat Id, dan kami juga yakin sekitar 80 persen masjid akan melaksanakan salat Id," ujarnya.

"Masjid akan melaksanakan salat Id, hanya untuk warga sekitar saja, tidak di perbolehkan selain warga sekitar, akan ada spanduk yang bertuliskan maaf yang melaksanakan salat Id hanya untuk warga sekitar," jelasnya.

"Khutbah akan tetap ada cuma singkat dan berkaitan dengan COVID-19, ayat-ayat imamnya pendek dan tidak diperbolehkan salaman setelah selesai salat Id, sesuai dengan protokol kesehatan dan masjid-masjid yang melaksanakan salat Id harus bertanggung jawab jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," urainya.

Perlu diketahui, Ketua DMI Balikpapan akan melaksanakan salat I'd di Ponpes Al-Banjari Balikpapan, Minggu (24/5/2020). 

Ketua Dewan Mesjid Indonesia DMI Balikpapan Solehuddin Siregar mengatakan, semoga pandemi covid-19 ini cepat berlalu, sesuai imbauan pemerintah tidak boleh melakukan salat Id di lapangan atau mesjid, pengumpulan orang dalam jumlah besar.

"Khusus saya pribadi dan keluarga akan melaksanakan salat Idul Fitri di Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Albanjari KM 19 Balikpapan," ungkapnya.

"Kami sudah meminta izin kepada KH. Jalil Muhardi untuk melaksanakan salat Id di sana, saya diminta menjadi Khotib, dan saya sampaikan untuk menjadi makmum saja," kata Solehuddin.

"Kalau kami dengar kemarin cuma buat warga Pesantren saja yang boleh melaksanakan salat Id disitu, tapi kami yakin dan percaya akan ada masyarakat yang akan melaksanakan salat Id di sana," tandasnya.

Liputan: Yudhi

Editor: Ahmad Yani