Pedagang Sayur Rumahan pun Ikuti Protokol Kesehatan

Rabu, 4 November 2020

BALIKPAPAN-Pedagang sayur rumahan mengakui sepinya pembeli selama pandemi. jumlah pembeli menurun hingga 80 persen. Ditambah maraknya pedagang sayur keliling kampung menggunakan motor.

Seperti yang disampaikan salah satu pedagang sayur rumahan di Balikpapan Barat, Supiatun untuk warga yang membeli sayur terbilang masih rendah, meskipun sejumlah komoditi harganya sudah berangsur turun.

Adanya Covid-19 membuat warga lebih berhati-hati saat berbelanja di luar.

"Maka itu, kami berharap pembeli bisa kembali normal, mengingat harga sayuran juga terbilang murah," ujarnya.

Sedangkan untuk berjualan, menjajakan sayuran setiap harinya mulai pagi hingga siang hari.

Meski begitu penjualan juga tidak menentu, terkadang habis, kadang tidak ada yang pembeli.

Supiatun menjual,  berbagai jenis sayuran yang, mulai dari sayuran kangkung, bayam, sawi, tempe, tahu, kacang panjang, jagung, gambas, hingga berbagai macam ikan asin.

"Sedangkan untuk harganya, saya jual dengan harga kurang lebih di pasar, yang mana saya hanya ambil keuntungan Rp 1.000-2.000 saja," imbuhnya.

Maka itu, banyak keluhan dari pedagang yang penghasilannya berkurang, belum lagi ditambah kebutuhan yang wajib dipenuhi para pedagang tersebut.

Dalam berjualan pun tetap mengedepankan, protokol kesehatan. Dengan bermasker, cuci tangan dan jaga jarak.

Sementara pedagang sayur keliling, Leha mengaku, pendapatan dimasa pandemi covid-19 menurun sangat drastis, dibandingkan sebelumnya.

Dia berjualan mulai pagi, hingga sore. “Biasanya, dalam sehari saya bisa menghabiskan sekitar 5 ikat sayur. Tapi sekarang setengahnya pun tak sampai. Dan itupun masih bersisa lagi,” jelasnya.

"Meski pembatasan sudah berakhir tetapi pemasukan juga belum stabil, tapi Alhamdulillah," tukasnya. (IKN)

Editor: Ahmad Yani #satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibuwajibpakaimasker #ingatpesanibuwajibjagajarak #ingatpesanibuwajibcucitangan #wajibpakaimasker #wajibjagajarak #wajibjagajarakhindarikerumunan #wajibcucitangan #wajibcucitangandengansabun