Rabu, 29 Juli 2020
BALIKPAPAN-Bendali 5 Waduk Paradiso Balikpapan menelan korban seorang bocah bernama Revan Najril Ilham (12), sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang di waduk tersebut bersama 7 teman lainnya, Senin (27/7/2020) lalu.

Kasie OPS dan Siaga Basarnas Kaltimtara Octavianto mengatakan, bahwa anak-anak tersebut sebenarnya telah dilarang untuk berenang oleh penjaga di lokasi kejadian.
"Namun, anak-anak tersebut acuh dan tetap ingin berenang di waduk itu," katanya.
"Informasi pada pukul 16.30 Wita, mereka itu berenang, total ada delapan anak, termasuk korban. Mereka ini sempat dilarang Security dan mereka kucing-kucingan dengan melewati jalan lain," jelasnya.
"Teman korban bernama Mika dan Yusuf yang menjadi saksi kejadian itu melihat korban melompat ke dalam air," ujarnya.
"Berselang waktu kemudian mereka melihat korban telah mengapung di dalam air, dengan tubuh yang lebih kecil dibandingkan tubuh Revan, Yusuf tidak berani menolong untuk mengangkat Revan ke permukaan," tuturnya.
"Informasi dari rekan-rekan korban ini, ternyata korban tidak bisa berenang," ucapnya.
"Team Basarnas yang juga dibantu warga sekitar mencoba memberikan CPR terhadap korban, namun saat pengecekan tidak ditemukan denyut nadi bocah tersebut," kata Octavianto.
"Karena sudah setengah jam tenggelam, ketika dilakukan pertolongan pertama oleh anggota Basarnas, tidak ditemukan denyut nadinya," urainya.
"Setelah dilakukan pertolongan oleh tim Basarnas, korban pun langsung dibawa menuju Rumah Sakit AURI Balikpapan untuk segera dapat dilakukan penanganan selanjutnya," katanya.
Naas bocah tersebut pun meninggal dunia setelah tim Basarnas menerima informasi dari dokter pada pukul 19.01 Wita, Senin (27/7/2020) lalu.
Korban segera dibawa ke rumahnya duka di Perum Her 2 kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan. (Yudi)
Editor: Ahmad Yani