Minggu, 1 Nopember 2020
BALIKPAPAN-Meski penuh keterbatasan keluarga Hj. Suma (65), seorang pedagang, di Lamaru, Balikpapan Utara. Dimasa pandemi, Hj. Suma tetap, menjalankan usahanya, demi menghidupi keluarganya.

Selain itu, ia bersama suaminya H. Amin dikarunia 4 (empat) anak, tiga anaknya sudah berumah tangga, satunya masih menempuh pendidikan sekolah pelayaran di Makasar.
Meskipun diusia terbilang tua, Suma bersama suaminya tidak pernah merasa mengeluh meskipun disituasi pandemi.
Meski, para pedagang mengeluh bahkan ,sampai gulung tikar. Dikarena tidak sanggup bayar sewa tempat usaha.
Namun Suma bersama suaminya, tidak pernah berputus asa, dipagi hari, sudah berada di pasar dengan berjualan kelapa parut.
Di suasana pandemi, ia memanfaatkan dihari libur atau tanggal merah, membuat tusuk bambu untuk perayaan maulid Nabi Muhammad SAW.
"Banyak pesanan yang harus dibuat saat memasuki perayaan maulid Nabi," kata Suma.
"Kami hanya pasrah kepada Allah dan betul-betul menjaga kesehatan," kata ungkapnya (SR)
Editor: Ahmad Yani
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibuwajibpakaimasker #ingatpesanibuwajibjagajarak #ingatpesanibuwajibcucitangan #wajibpakaimasker #wajibjagajarak #wajibjagajarakhindarikerumunan #wajibcucitangan #wajibcucitangandengansabun