Pasca Dicabutnya Jam Malam, Pedagang Tetap Taat Prokes

Selasa, 20 Oktober 2020

BALIKPAPAN-Pasca dicabutnya pembatasan jam malam masyarakat Balikpapan, khususnya pedagang yang berjualan makanan, terasa nyaman tanpa kuatir, tutup lebih awal. 

Hal ini dilakukan bahwa Balikpapan sudah memasuki zona orange, akan tetapi penerapan protokol kesehatan masih tetap dijalankan.

Salah satu contoh pedangan martabak gerobak Heru (30) menyampaikan, sangat berterima kasih sekali kepada pemerintah kota yang sudah membebaskan berjualan, kembali normal. 

"Sejak 4 bulan yang lalu, kami berjualan tidak stabil pendapatan kadang masih membawa sisa hasil dagangan," jelasnya.

"Hal ini bukan kami saja yang merasakan, mungkin semua para pedagang dan penjual makanan ikut merasakan dampaknya," kata Heru. 

"Kami selama pandemi tidak bisa berjualan dengan menyajikan bahan makanan yang seperti biasa disiapkan. Karena, kami takut tersisa dan tersisa, jadi kami atur sendiri bahan cadangan," ungkapnya. 

"Para pengunjung yang memesan makanan, syukur Alhamdulillah sudah patuh semua diantaranya menggunakan masker, di tempat kami. Juga disiapkan pencucian tangan masalah jaga jarak. Itu sudah pasti karena pembeli juga tidak ngantri jadi kami hanya menghimbau saja. Kalau pas antri pembeli agar berjarak," tegasnya. 

"Kami sebagai pedagang makanan tetap menjaga diri dan selalu ingat dengan 3M, menggunakan masker, mencuci tangan dan jaga jarak. Dengan cara inilah kita sebagai masyarakat  memerangi COVID 19 untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang berbahaya ini," pungkasnya. (SR)

Editor: Ahmad Yani   

#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibuwajibpakaimasker #ingatpesanibuwajibjagajarak #ingatpesanibuwajibcucitangan #wajibpakaimasker #wajibjagajarak #wajibjagajarakhindarikerumunan #wajibcucitangan #wajibcucitangandengansabun