Selasa, 14 April 2020
BALIKPAPAN-Ditengah wabah virus corona, menyusul perlunya waspadah terhadap, Demam Berdarah Dengue (DBD), angka kejadian demam berdarah disejumlah daerah cukup signifikan.

Warga Kota Balikpapan diimbau untuk waspada terhadap penyakit demam Berdarah ditengah pandemi virus Corona (COVID-19).
Pasalnya Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan saat ini mencatat terdapat 396 kasus DBD, disusul dengan 4 angka kematian, dari bulan Januari - Maret 2020 lalu.
Anggota Komisi lV DPRD Balikpapan M. Hatta Umar menyampaikan, pada periode saat ini adalah memasuki masa pancaroba, secara data kita selalu mendapatkan permasalahan.
Terkait, munculnya penyakit lain, diantaranya demam berdarah.
"Disamping secara intensif kita melaksanakan kegiatan untuk mengendalikan sebaran COVID-19, maka kita juga harus bersama-sama dengan seluruh keluarga melaksanakan gerakan pemberantasan sarang nyamuk," harapnya.
"Edukasi kesehatan pada masyarakat tidak boleh hanya terfokus pada pemberantasan dan pengendalian COVID-19. Namun, juga harus mengantisipasi kemungkinan peningkatan kasus demam berdarah dimasa pancaroba" ungkapnya.
"Oleh karena itu, bersama-sama secara sinergi, berbasis keluarga, kita jalankan dua-duanya. Insyaallah kita bisa menjaga tetap sehat agar kita tidak menjadi sakit dan imunitas harus tetap lebih tinggi. Oleh karena itu, pola hidup bersih sehat menjadi kuncinya," urainya.
"Untuk masyarakat Balikpapan, agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga kesehatan, untuk terhindar dari demam berdarah dan COVID-19. Dan juga mengikuti himbauan dan peraturan sudah ditetapkan Pemerintah, sehingga wabah virus corona ini cepat berlalu," kata Hatta Umar.
Liputan: Yudi
Editor: Ahmad Yani