Senin 11 September 2023
BALIKPAPAN - Belum lama ini, beberapa musibah terjadi di Balikpapan, rumah roboh menimpa warga, Kampung Baru Tengah, tepatnya di perumahan atas air, Kelurahan Balikpapan Barat.
Ambruknya rumah warga ini menjadi perhatian bagi anggota DPRD Balikpapan, khususnya Sekretaris Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Kamaruddin Ibrahim.
Dirinya merasa perihatin, dan menyoroti hal tersebut dan menilai, bangunan diatas air itu kurang memenuhi standar pembangunan rumah.
"Penyebabnya memang ada pada konstruksi. Bangunan kayu yang dijadikan beton sehingga bebannya tidak sesuai dan mungkin penyangga, dibawah rumah itu kurang jadi bisa mengakibatkan ambruknya rumah pada suatu saat," ungkapnya, Senin (11/9/2023).
Kendati begitu, adapun penyebab faktor utama selain konstruksi bisa dilihat dari faktor alam yang mendukung serta pemeliharaan warga yang kurang terhadap suatu bangunan rumah.
"Bisa disebut faktor cuaca angin kencang sehingga menghasilkan ombak - ombak yang besar dan menghantam kayu - kayu penyangga rumah," tuturnya.
Pun hal begitu, Kamaruddin turut menjelaskan ia juga dahulu nya pernah mempunyai rumah yang dibangun di atas air dan beliau sangat memperhatikan kondisi rumahnya.
"Saya pun pernah punya rumah diatas air dulunya dan cara saya mengatasi agar rumah tidak ambruk dengan memberi suai - suai istilahnya untuk para penyangga kayu - kayu yang ada dibawah rumah saya," katanya.
Demikian atas musibah tersebut, Kamaruddin pun menghimbau kepada warga yang mempunyai rumah diatas air, terkhusus bangunan yang sudah berpuluh tahun dibangun untuk mengecek kondisi kayu - kayu penyangga bawah rumah yang biasa rentan dimakan binatang laut.
"Perlu diperhatikan memang kondisi rumah yang dibangun atas air, jangan disepelekan. Kayu - kayu penyangga rumah dibawah yang sudah dimakan kapang / tiram perlu diperiksa lagi untuk diperkuat," tamdasnya. (Adys/*)