Sandy Ardian, Dorong Pendidikan Balikpapan Lebih Baik

Kamis, 7 APRIL 2022

BALIKPAPAN-Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan Sandy Ardian mendorong perbaikan pendidikan di Balikpapan, khususnya menjelang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), tahun 2022, perbaikan ini maksudkan, untuk memenuhi kuota siswa masing-masing sekolah.

SANDY ARDIAN Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan

Komisi IV DPRD Balikpapan menyampaikan kepada pihak penyelenggaran pendidikan untuk melakukan evaluasi, dari PPDB tahun lalu. "Sehingga, kesalahan yang kemarin, tidak terulang kembali, dan bisa diperbaiki," ungkap, Sandy di ruang kerjanya, Kamis (7/4/2022).

Untuk itu, sistem zonasi ini, "Benar-benar melibatkan orang atau siswa terdekat, dari sekolah setempat," urainya.

Termasuk evaluasi terkait, sebaran kelulusan yang tidak berbanding lurus dengan jumlah sekolah. Ia meminta, agar segera mengaktifkan sekolah-sekolah yang sedang dibangun pemkot Balikpapan.

"Bisa menitip siswa dahulu, hingga bangunan sekolah selesai, siswa tinggal masuk saja," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta pemkot untuk memberikan perhatian kepada sekolah-sekolah swasta. Beberapa sekolah swasta butuh perhatian, yang selama ini belum dapat mandiri, baik secara anggaran maupun dari jumlah siswa.

"Kedepannya, menjadi salah satu sekolah pilihan masyarakat," ungkapnya.

Ia juga menyoroti, pemerataan kualitas pendidikan, dengan meniadakan istilah sekolah negeri favorit. Sehingga, secara kualitas pendidikan dapat merata, tidak ada lagi sekolah yang menonjol.

"Termasuk juga sekolah swasta, secara kualitas sama, tidak ada perbedaan terlalu jauh. Hal ini, diharap menjadi perhatian pemerintah agar terjadi pemerataan," harap Sandy.

Selain itu, pemerintah juga harus memperlihatkan sebaran penduduk, untuk membangun sekolah memenuhi daerah yang memiliki kepadatan penduduk yang signifikan. "Saat ini kepadatan penduduk juga harus diperhatikan, untuk wilayah  padat penduduk kini berada, di Balikpapan Utara dan kecamatan Balikpapan Timur," tandas Sandy Ardian, politisi fraksi PKS ini. (Adv/Ahmad Yani)