Devung Paran, Sikapi Pembangunan Bandara Mahakam Ulu

Selasa 3 Juni 2025

MAHULU – Ketua DPRD Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, Devung Paran, menilai lambannya pengerjaan proyek pembangunan Bandara Ujoh Bilang. Devung menilai, keberadaan transportasi udara sangat vital.

Devung Paran Ketua DPRD Mahulu

Sebab itu, sangat disayangkan jika tak kunjung difungsikan. Terlebih, terdengar kabar proyek tersebut membengkak dari Rp200 miliar menjadi Rp300 miliar hingga Rp400 miliar.

Salah satu penyebab, pihak DPRD Mahulu mendorong agar proyek tersebut dikawal dengan ketat, supaya tidak membebani keuangan daerah.

"Kami akan memanggil OPD terkait untuk memaparkan alasan besarnya anggaran pembangunan bandara, serta rencana ke depan terkait penggunaannya. Ini penting karena anggaran yang dikeluarkan dari APBD sangat besar,” ungkap Devung,

dikutip dari laman nomorsatukaltim.com, Selasa (3/6). DPRD, lanjut Devung, memastikan akan mengawal proyek tersebut, agar segera memberikan dampak multi sektor bagi daerah.

BACA JUGA: https://harianjurnal.com/daerah/mahulu/8769-komisi-ii-dprd-mahulu-rdp-bersama-dinas-pariwisata-pemuda-dan-olahraga 

"Kami ingin memastikan bahwa anggaran yang telah dikeluarkan bisa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak hanya menjadi proyek yang mangkrak,” katanya.

Sebagai informasi, hingga kini, proses pembangunan bandara Ujoh Bilang masih dalam proses pengerjaan.

Berdasarkan pantauan redaksi, tampak akses jalan masuk bandara, meski belum rampung total, serta pengerasan di landasan pacu. (Adv/DPRDMahulu/*)