Dishub Renovasi Pelabuhan di Mahulu Dengan Dana Rp 300 Juta 

Jumat 19 Juli 2024

UJOH BILANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan renovasi pelabuhan yang rusak akibat banjir. 

Untuk melakukan perbaikan ini, Dishub harus menggelontarkan dana sebesar Rp 300 juta.  Dana ini untuk perbaikan empat unit pelabuhan di Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahulu. 

Empat unit pelabuhan itu yakni pelabuhan Kampung Ujoh Bilang, Kampung Long Melaham, Kampung Batoq Kelo dan Kampung Batu Majang.  Koordinator Bidang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan Dishub Mahulu Papilus Panyu mengatakan akibat banjir keempat pelabuhan ini sempat berpindah dari posisi semula. 

Sehingga membuat Dishub harus mengembalikan posisinya ke tempat semula.  Ia menyebut, meski beberapa pelabuhan lainnya juga ikut terdampak pasca banjir tapi tidak sempat hanyut. 

Pelabuhan di empat kecamatan lainnya tidak mengalami kerusakan parah dan tidak sempat hanyut sehingga masih bisa untuk langsung digunakan. 

"Kemudian yang di Batu Majang juga lepas, karena ada tiang penyangga juga itu lepas dan sudah kita kembalikan ke posisi awal juga dan bisa digunakan juga. Pelabuhan di Kecamatan lain lain tidak masalah," katanya, Jumat (19/7/2024). 

Salah satu pelabuhan yang ikut terdampak adalah pelabuhan di Mamahak Teboq, pelabuhan itu sedikit mengalami kerusakan di bagian dasar dan bagian dalamnya, sehingga Dishub melakukan penganggaran di perubahan karena harus melakukan perbaikan. 

Namun, Ia menyebut perbaikan ini tidak dapat dilakukan secara langsung tapi harus bertahap.  Sementara, untuk dermaga lainnya Ia menyebut tidak ada yang mengalami dampak yang cukup parah.

  "Tapi kalau dermaga lain di kecamatan lain yang berdampak signifikan itu tidak. Hanya di kecamatan Long Bagun," ujarnya. 

Untuk perbaikan ini, Kabid Lalulintas Dishub Mahulu menyebut harus menggunakan pihak ketiga dan anggarannya dari APBD. APBD yang digunakan adalah penganggaran pergeseran tahun 2024, dengan jumlah nominal tiga ratus juta. 

"Untuk total keseluruhan itu kurang lebih tiga ratus juta untuk empat unit. Itu khusus di kecamatan Long Bagun yang mengalami kerusakan," sebutnya. 

Anggaran itu dibagi sesuai dengan kebutuhan perbaikan di keempat pelabuhan tersebut.  

Setiap dermaga memiliki penganggarannya masing-masing. Untuk pelayanan selama proses renovasi dilakukan tetap berjalan seperti biasa. 

"Selama renovasi itu pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Berjalan normal saja," ujarnya. 

Selama proses renovasi pelabuhan berlangsung aktivitas bongkar muat barang dan penumpang tetap berjalan dengan baik seperti biasa. 

Dishub Mahulu menargetkan sebelum awal Agustus renovasi telah selesai dilakukan. (Adv/KominfoMahulu/*)