Wabub Dorong Masyarakat Kabupaten Mahulu Jadi Lumbung Sapi

Kamis 11 Juli 2024

UJOH BILANG - Wabub Mahulu, Yohanes Avun mendorong adanya pengembangan sekaligus dukungan terhadap peningkatan potensi peternakan di sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Mahulu.

Ia mengatakan beternak sapi dapat menjadi salah satu potensi besar di Mahulu. Sebab selama ini daerah Kalimantan Timur sendiri tidak dapat memenuhi kebutuhan sapi di daerahnya. "Kaltim sendiri tidak bisa, masih mengimpor dari luar. Bagaimana caranya kita masyarakat Mahulu bisa menangkap ini?," katanya, Kamis (11/7/2024).

Agar Mahulu bisa menangkap peluang ini, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan lahan untuk beternak sapi. Misalnya satu orang penduduk bisa menyiapkan lahan lima hektar untuk beternak sapi.

"Atau kalau bisa bisa seratus hektar atau bisa sampai seribu hektar begitu ya. Setelah lahan selanjutnya apa? Ditanam rumputnya," sebutnya.

Setelah menyiapkan lahan maka langkah selanjutnya adalah menyiapkan makanan dan tempat untuk beternak sapi itu. Tempat untuk beternak sapi itu dapat berupa petak-petak kering.

"Nah kalau sudah ada semuanya itu tinggal pengadaan sapinya. Pengadaan sapinya dapat diajukan ke pemerintah melalui dinas pertanian," ujarnya.

Maksud dari pengadaan makanan dan lahan terlebih dahulu sebelum pengadaan sapi agar nantinya sapi itu sisa makan. Selama ini, pengadaan sapi lebih awal dilakukan baru menyiapkan makanan dan tempatnya.

"Akhirnya apa yang terjadi? Manusia jadi kuli sapi. Manusia mengabdikan dirinya untuk mencari makanan sapi akhirnya tidak mampu, sapinya jadi kurus kering," terangnya. (Adv/KominfoMahulu/*)