Kamis 4 Juli 2024
UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Gereja Jemaat Santo Bonifasius Sebenaq, Kecamatan Long Bagun, Kamis (4/7/2024).
Pemberian nama gereja ini terinspirasi dari Santo Bonifasius yang merupakan seorang misionaris kristen keturunan Sachsen yang berasal dari Inggris.
Sebagai seorang tokoh misionaris, Bonifasius memusatkan misi utamanya memberantas kekafiran di Jerman.
Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh mengatakan terimakasih atas kegiatan pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Santo Bonifasius Sebenaq.
Dengan didirikannya gereja ini, tentu menjadi sebuah sejarah yang sangat penting khususnya bagi seluruh masyarakat umat Katolik di Kabupaten Mahulu.
"Bahwa pembangunan gereja ini adalah manifestasi nyata dari komitmen pemerintah, komitmen kita untuk mendukung kehidupan beragama serta mempererat semangat kebersamaan dan toleransi di antara umat beragama di kabupaten Mahulu," dalam sambutanya.
Ia menyebut gereja bukan hanya tempat ibadah tetapi juga pusat kegiatan sosial, budaya dan pendidikan. Gereja memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral umat khususnya masyarakat kabupaten Mahulu.
"Serta mendukung pembangunan masyarakat yang berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur. Pembangunan gereja katolik Santo Bonifasius Sebenaq ini diharapkan dapat menjadi sarana efektif dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berbudaya dan beriman," pesannya.
Kadis PUPR Mahulu, Didik Subagya menambahkan meski proses pembangunan gereja ini sebenarnya agak terlambat dari target yang telah ditetapkan, namun Ia bersyukur karena dapat dibangun hari ini.
Hal ini karena Ia menyebut proses administrasi untuk membangun gereja cukup memerlukan waktu yang panjang.
"Sehingga target kita yang bulan empat, tapi puji Tuhan atas dorongan dari berbagai pihak sehingga hari ini dapat kita laksanakan," ujarnya.

Ia menyebut untuk lahan yang digunakan sebagai tempat pembangunan gereja merupakan hibah dari Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh. Lahan pembangunan gereja ini murni dari sumbangan Bupati Mahulu, tanpa adanya bantuan lahan dari pemerintah.
"Pemerintah juga dalam hal ini PUPR tidak ada penganggaran, adapun luas yang beliau hibahkan ke kami itu untuk pembangunan gereja yaitu 200 X 60 meter," sebutnya. (Adv/KominfoMahulu/*)