Dishub Mahulu Lakukan Laporan Pendahuluan Rencana Induk Transportasi Darat

Selasa 11 Juni 2024

UJOH BILANG - Dalam rangka pembangunan, pengembangan dan pengoperasian sistem transportasi di wilayah daerah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) secara terintegrasi. Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Mahulu menggelar laporan pendahuluan Rencana Induk Transportasi Darat (RITD) yang digelar di Ruang Rapat Bapenlitbangda, Selasa (11/6/2024).

Foto: Foto bersama pada pelaksanaan laporan pendahuluan Rencana Induk Transportasi Darat (RITD) yang digelar di Ruang Rapat Bapenlitbangda, Selasa (11/6/2024) - (Tin)

Bupati Mahulu dalam sambutannya yang dibacakan oleh PLH Sekda Mahulu, Solman mengatakan Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) merupakan komponen krusial dari infrastruktur yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan ekonomi suatu daerah.

Infrastruktur transportasi yang dirancang dengan baik memiliki korelasi langsung terhadap peningkatan mobilitas masyarakat, akselerasi aktivitas ekonomi, serta perbaikan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

"Sebagai entitas yang berfungsi untuk menghubungkan berbagai pusat kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya, LLAJ yang efisien dan terstruktur akan mendorong daya saing daerah di tingkat regional dan nasional," katanya, Selasa (11/6/2024).

Sejalan dengan komitmen tersebut, Pemkab Mahulu bertekad kuat untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas LLAJ.

Pasalnya, sampai saat ini sebagian besar masyarakat Mahulu masih menggunakan transportasi sungai untuk mengakses berbagai kebutuhan termasuk aksesibilitas ke perkotaan.

"Hal ini tentunya menjadi salah satu faktor penghambat pembangunan di wilayah ini. Oleh karena itu, saya ingin menegaskan kembali komitmen saya untuk mewujudkan tata ruang dan transportasi yang matang sebagai kunci pembangunan berkelanjutan dan berwawasan masa depan di Kabupaten Mahulu," tuturnya.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah penyusunan Rencana Induk Jaringan LLAJ. Rencana Induk ini berfungsi sebagai dokumen perencanaan jangka panjang yang akan menjadi acuan utama dalam pengembangan dan pembangunan infrastruktur LLAJ ke depan.

"Rencana ini diharapkan dapat mewujudkan sistem transportasi yang aman, nyaman, efisien, dan berkelanjutan. Dalam proses penyusunan Rencana Induk ini, berbagai aspek akan dianalisis secara komprehensif, termasuk analisis kebutuhan, identifikasi masalah, serta evaluasi potensi pengembangan jaringan transportasi," ujarnya.

Pendekatan yang berbasis data empiris dan analisis mendalam sangat diperlukan untuk menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan sesuai dengan kondisi lapangan untuk mewujudkan sistem transportasi yang aman, nyaman, efisien, dan berkelanjutan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Ia memberikan arahan agar Dishub memperhatikan beberapa hal yaitu :

1. Menginstruksikan kepada seluruh jajaran Dishub untuk segera melakukan survei komprehensif. Survei ini harus mencakup berbagai aspek, seperti survei lalu lintas, sarana prasarana jalan, dan kondisi ruas jalan, dengan menggunakan format data yang terstruktur dan mudah diolah. Survei ini juga harus melibatkan berbagai pihak terkait, seperti akademisi, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha.

2. Data yang diperoleh dari survei baik itu data primer maupun sekunder diolah dan dianalisis secara ndalam menggunakan metode statistik dan analisis spasial oleh tim ahli dari Intitus Teknologi Nasional (ITN) Malang. Analisis ini harus menghasilkan peta persebaran dan kondisi eksisting sistem transportasi darat, sarana dan prasarana transportasi darat, serta kebutuhan sistem transportasi darat dalam 10 tahun ke depan. Analisis ini juga harus mempertimbangkan aspek sosial kependudukan, tata guna lahan, dan perkembangan perekonomian di Kabupaten Mahulu.

3. Dari kegiatan ini Ia berharap mendapatkan peta digital interaktif yang dapat diakses oleh publik. Peta ini akan menampilkan visualisasi data transportasi, sarana prasarana, dan proyeksi kebutuhan transportasi di masa depan.

Peta interaktif ini akan menjadi dasar penyusunan rencana tata ruang dan transportasi yang komprehensif dan berkelanjutan. (Adv/KominfoMahulu/*)