Senin 11 September 2023
UJOH BILANG – Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs Yohanes Avun MSi mendukung pengembangan potensi wisata dan ekonomi kreatif di Mahalu. Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam memberikan pelayanan pariwisata di Mahulu, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menggelar Kegiatan Pengembangan Kompetensi SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tingkat Dasar.

Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Yohanes Avun ini berlangsung di Balai Pertemuan Umum Ujoh Bilang, Selasa (05/09/2023) Pengembangan potensi SDM pariwisata dan ekonomi kreatif dilaksanakan selama tiga hari, 5 hingga 7 September 2023 diikuti Pokdarwis Kampung Batu Majang, Kampung Long Bagun Ulu, Kampung Long Bagun Ilir, Kampung Ujoh Bilang dan Kampung Long Melaham.
Hadir sebagai narasumber, Founder Tegal Dukuh Camp Desa Taro Bali I Wayan Wardika dengan materi Pelatihan SDM Tata Kelola Penginapan, Desa Wisata, Pemandu Wisata, Sadar Wisata dan Sapta Pesona.
Dalam sambutannya Bupati Bonifasius Belawan Geh, SH, ME yang disampaikan Wabup Yohanes Avun mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya penting dalam mengembangkan potensi wisata dan ekonomi kreatif di Mahulu.
"Pengembangan kompetensi SDM pariwisata dan ekonomi kreatif ini perlu terus didukung dan dibina sehingga dapat berperan lebih efektif dalam menggerakkan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kegiatan kepariwisataan kampung dan kecamatan di Mahulu," kata Wabup.
Diharapkan, melalui materi-materi yang disampaikan narasumber dapat diterapkan atau dijadikan pedoman untuk meningkatkan kuantitas maupun kapasitas pengembangan kompetensi SDM pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Membangun kepariwisataan di Mahulu tentunya berbeda dengan daerah wisata yang sudah maju, tetapi kita bisa bersinergi bersama," ujarnya.
Kepariwisataan di Mahulu bisa lebih maju karena kita mempunyai alam dan seni budaya yang unik dan potensial untuk pengembangan sektor pariwisata.
Apalagi nantinya Kaltim menjadi Ibu Kota Negara, sehingga bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal dan mancanegara.
Pemkab Mahulu telah menyusun 10 program prioritas pembangunan, termasuk pembangunan Pariwisata, yakni meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana prasarana publik dengan memperhatikan kelestarian lingkungan, pariwisata dan aksesibilitas wilayah.
Melalui program tersebut Pemkab Mahulu terus berupaya membangun sektor kepariwisataan, dengan melaksanakan pembangunan destinasi pariwisata Mahulu secara sistematis, terencana, terpadu dan berkelanjutan.
"Tujuannya tetap memberikan perlindungan terhadap nilai-nilai seni, adat-istiadat, budaya dan agama yang hidup di.dalam masyarakat Mahulu yang multikultur," tutur Wabup.
Kepala Disparpora Mahulu Yason Liah, menuturkan tujuan kegiatan ini untuk memberi layanan wisatawan menciptakan produk-produk industri wisata dan pelestarian budaya adat di masing-masing destinasi.
"Menumbuhkan pemahaman masyarakat akan arti pentingnya pariwisata yang dapat dikelola menjadi sumber mata pencarian. Termasuk meningkatkan pendapatan, memberikan kesempatan mengelola potensi yang ada, pengelolaan penginapan atau homestay," jelasnya.
"Kemudian kuliner untuk mengembangkan desa wisata pokdarwis dan sebagainya. Adapun sasaran dari program ini adalah kelompok sadar wisata dan pengelola penginapan atau homestay," tandasnya. (adv/diskominfo/*)