Selasa 22 Agustus 2023
MAHULU - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, SH, ME mengapresiasi capaian yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Mahulu bersama tim teknis tapal batas wilayah yang telah menyelesaikan penegasan batas wilayah kampung di beberapa kecamatan, Mahulu.
Penegasan batas kampung per kecamatan tertuang dalam peta yang dibingkai secara rapi dan diserahkan kepada Forum Perangkat Daerah, Lembaga Permasyarakatan, Lembaga Adat.
Acara penyerahan pun dilaksanakan saat penutupan expo hasil usaha tani padi lahan kering 10 hektare dan produk unggulan kampung se-Mahulu usai Upacara HUT ke-78 RI di Tribun Ujoh Bilang, Kamis (17/08/2023) lalu.
Momentum peringatan Kemerdekaan RI menurut Bupati Bonifasius menjadi semangat kebersamaan untuk merayakan momen bersejarah Hari Kemerdekaan.
Juga untuk mengenang dan menghargai perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi impian akan kebebasan dan kemerdekaan bangsa ini.
Bupati menegaskan, momentum untuk mengenang jasa pahlawan bukan hanya ritual seremonial saja, tetapi sebagai panggilan untuk menguatkan batas wilayah kampung kita sebagai wujud penghormatan sejati.
"Kita perlu menjaga dan memperkuat batas-batas wilayah kita. Kita harus menjunjung tinggi semangat pengorbanan pahlawan-pahlawan kita dengan mewujudkan keutuhan wilayah sebagai bentuk nyata penghormatan terhadap perjuangan mereka," kata Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh.
Menurutnya, melalui Permendagri 45 Tahun 2016 tentang Pedoman Penetapan dan Penegasan Batas Desa, tujuan penetapan batas desa guna menciptakan tertib administrasi pertanahan, memberikan kejelasan dan kepastian hukum terhadap batas wilayah suatu kampung yang memenuhi aspek teknis dan yuridis.
"Penegasan batas kampung yang telah kita capai merupakan suatu pencapaian yang penting dalam memastikan ketertiban dan kejelasan wilayah," ungkapnya.
"Dengan penyelesaian ini diharapkan masyarakat akan mendapatkan kepastian batas-batas kampung mereka yang pada gilirannya dapat mengurangi potensi sengketa dan konflik yang mungkin muncul akibat ketidakjelasan wilayahnya," jelas Bupati.
Bupati menegaskan, proses penyelesaian wilayah bukanlah hal yang mudah, terutama menghadapi berbagai tahapan serta melibatkan berbagai pihak termasuk masyarakat, aparat pemerintahan serta ahli-ahli terkait.
"Yang mengharuskan adanya kerjasama dengan mengedepankan dialog serta mendengarkan semua pandangan dan masukan yang ada," terangnya.
"Oleh karenanya dalam kesempatan yang baik ini, saya mengapresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung sebagai stakeholder dan tim teknis tapal batas wilayah yang telah berperan dalam menyelesaikan penegasan batas wilayah kampung," urai Bupati.

Lebih lanjut dijelaskan, dengan bekerja sama, segala tantangan dapat di atasi. Dengan penyelesaian penegasan batas kampung yang telah dicapai, Bupati berharap bahwa kedamaian dan keharmonisan terus terjaga diantara masyarakat kita.
"Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah untuk semakin mempererat hubungan antar kampung, saling mendukung dalam pembangunan dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang," tandasnya. (diskominfo/*)