Kamis, 15 DESEMBER 2022
UJOH BILANG – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, SH , ME mengapresiasi kegiatan lomba olahraga tradisional menyumpit yang digelar dalam rangka HUT ke-9 Kabupaten Mahulu.
Lomba menyumpit diikuti sekitar 22 regu putra dan putri tingkat pelajar SMP dan SMP se Kabupaten Mahulu. Seperti diketahui, olahraga tradisional menyumpit merupakan warisan masyarakat Dayak, Kalimantan.
Sumpit merupakan senjata khas yang dulunya digunakan untuk berburu binatang dan alat pertahanan diri.
Seiring berjalannya waktu, sumpit bukan hanya digunakan sebagai senjata tradisional, melainkan juga diangkat menjadi salah satu jenis cabang olahraga tradisional Kalimantan.
Lomba menyumpit yang berlangsung dua hari pada 5-6 Desember 2022 di Lapangan Ujoh Bilang diikuti kaum milenial di Mahulu.
Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh hadir menyaksikan sekaligus memberikan semangat dan apresiasi kepada para peserta lomba olahraga menyumpit.
Koordinator Olahraga Tradisional Menyumpit Selvanus Sengiang mengatakan, lomba menyumpit terbagi dalam dua kategori yakni putra dan putri berasal dari Kecamatan Long Bagun, Laham, dan Long Pahangai.
Jumlah peserta ada 22 regu, terdiri dari perwakilan Kecamatan Long Apari, putri ada 6 tim. Dua kecamatan tidak mengirimkan tim yaitu Long Apari dan Long Hubung.
“Semoga tahun berikutnya diikuti seluruh kecamatan. Lomba ini juga dilibatkan para pelajar SMA dan SMP,” ujar Selvanus Sengiang.
Melihat antusias masyarakat Mahulu terhadap olahraga tradisional sangat luar biasa, kata Selvanus, ke depan akan dilakukan pembinaan muda-mudi Mahulu bidang olahraga tradisional.
“Saat ini hanya Kecamatan Laham yang sudah mempunyai kelompok/tim penyumpit dan dibina secara kelompok. Kita lihat hasilnya, pada beberapa kali pertandingan, tim Laham selalu juara satu,” ujarnya.
Dilanjutkan Selvanus, ke depan mudah-mudahan olahraga tradisional lebih banyak lagi. Selain menyumpit, ada gasing, belugoq, dan lainnya sehingga membangkitkan semangat generasi muda di Mahulu.
Ia berharap, OPD terkait bisa membentuk semacam wadah untuk membina anak-anak anak muda di Mahulu dalam bidang olahraga tradisional.
“Antusias masyarakat luar biasa terhadap olahraga tradisional menyumput. Namun belum dihimpun dan dibina,” ujarnya.
Hasil lomba menyumpit kategori putera, juara I Laham, juara II Long Bagun, juara III Long Pahangai. Untuk lomba menyupmit kategori putri yakni juara I Kecamatan Laham, juara II Kecamatan Laham dan juara III Kecamatan Long Pahangai. (**)