
Jumat 18 Agustus 2023
SANGATTA - Sekretaris Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur, Rochman menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya, dari pemerintah kabupaten Kutim.
Pemberian penghargaan ini sebagai pengabdian luar biasa kepada negara dan pemerintahan, ditandai dengan Penganugerahan Satyalancana Karya Satya, diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah berdedikasi selama minimal 10 tahun.
Pemberian penghargaan melalui upacara penganugerahan, berlangsung di Gedung Serba Guna Kabupaten Kutim, Rabu (16/8/2023) lalu.
Dengan penghargaan ini menjadi momentum untuk pengabdian selama 24 tahun terhadap pembangunan daerah. Rochman memulai perjalanannya sebagai ASN sejak tahun 1999 setelah melewati seleksi ketat.
Rochman lulusan Sekolah Pendidikan Guru ini menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam perannya sebagai pemimpin pendidikan.
Selain pernah menjabat sebagai kepala sekolah keliling, ia juga terlibat dalam inisiatif Guru Kutim Bersatu yang memperjuangkan hak-hak guru.
Kontribusinya tak berhenti di situ, ia juga merupakan salah satu penggagas Kurikulum K13 yang berdampak positif terhadap dunia pendidikan di daerah tersebut.
Meskipun telah meraih prestasi gemilang, Rochman tetap rendah hati dan menerima perintah atasan dengan tulus.
"Ini hasil dari kerja profesional, ditempatkan di mana saja oleh Bupati, saya siap," ungkap Rochman.
Pandangannya yang progresif terhadap pelayanan publik tercermin dalam harapannya bahwa ASN yang berprestasi mendapatkan apresiasi yang setimpal dari pemerintah daerah.
Ini akan menjadi pengakuan terhadap kerja keras, inovasi, dan prestasi yang mereka capai. Pesan Rochman kepada ASN muda sangat bermakna.
Ia mendorong mereka untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas diri dengan cara belajar secara berkelanjutan. Sebagai bagian dari merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-78, Rochman berharap semangat belajar terus tumbuh di kalangan ASN.
Rochman juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dirinya berpesan, "Tidak boleh lagi PNS tidak tahu komputer atau gaptek (gagal tehnologi, red).
Rochman menegaskan, pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
Penganugerahan Satyalancana Karya Satya kepada Rochman bukan hanya penghormatan atas perjalanannya yang luar biasa, tetapi juga menginspirasi generasi ASN muda untuk mengikuti jejaknya dalam melayani negara dengan integritas, dedikasi, dan semangat pembaharuan, penuh tantangan. (Adv/*)