
Jumat 11 Agustus 2023
SANGATTA - Proses pencairan bonus atlet prestasi Kutai Timur (Kutim) dala kejuaraan Poprov, kini menarik perhatian publik, terkait belum cairnya bonus atlet Kutim tersebut.
Menanggapi isu yang berkembang dimasyarakat, memicu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur, Basrie, memberikan penjelasan terkait pencairan bonus prestasi Poprov ini.
Pasca penyerahan bonus secara simbolis dilakukan Bupati Kutai Timur, kepada atlet dan pelatih, beberapa waktu lalu, pihak Dispora masih berupaya melakukan pendataan dan penerimaan berkas dari para atlet.
Menurut Kadispora Kutim, kini beberapa berkas atlet yang diterimanya belum lengkap dapat mempengaruhi proses pemberian bonus.
Meski pemkab Kutim telah mengalokasikan anggaran, terkait bonus untuk atlet, namun belum dapat dicairkan dikarenakan adanya berkas yang belum lengkap mempengaruhi proses pencairan.
Basrie menyampaikan, anggaran yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mencapai Rp 15 miliar untuk bonus atlet porprov ini.
Walaupun terdapat kendala dalam pemberian bonus secara serentak kepada seluruh atlet dan pelatih. Oleh karena itu, Dispora Kutai Timur mengambil langkah untuk mendistribusikan bonus dalam tiga tahap, masing-masing sebesar Rp 5 miliar, Rp 6 miliar, dan Rp 4 miliar.
Dia katakan, tahap pertama bonus sebesar Rp 5 miliar telah dicairkan beberapa pekan yang lalu. Tahap kedua senilai Rp 6 miliar sedang dalam proses, dan tahap ketiga sebesar Rp 4 miliar diperuntukkan bagi atlet yang terlambat menyerahkan berkas-berkas.
Untuk memastikan bahwa bonus atlet dicairkan dengan benar, Dispora Kutai Timur mentransfer bonus langsung ke rekening bank para atlet. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan mengamankan dana.
Namun, bahwa beberapa rekening sudah tidak aktif, sehingga para atlet diharuskan untuk membuka rekening baru yang ditemukan atau memperbarui buku tabungan mereka.
"Kami mengharapkan para atlet yang menghadapi masalah rekening dapat segera memperbaharuinya,”harap Basrie.
Kendati demikian, Basrie menegaskan, informasi yang beredar mengenai penolakan pemberian bonus tidak benar adanya. Dispora Kutai Timur masih terus berusaha untuk memastikan bahwa bonus yang dijanjikan akan cair dengan waktu yang tepat dan sesuai prosedur yang berlaku. (Adv/*) .