
Selasa 25 JULI 2023
SANGATTA - Bupati Ardiansyah Sulaiman hadiri acara sosialisasi dan pelatihan inovasi sampah, Garapan Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi) Kutai Timur (Kutim), di Hotel Victoria, Sangatta, Senin (24/7/2023).
Disaat membuka acara Bupati Ardiansyah mengajak pengurus Bank Sampah Unit (BSU) yang telah di bentuk, untuk terus berinovasi.

"Mengikuti pelatihan ini, dapat mengetahui pemilahan sampah di hulu. Sehingga persoalan sampah di Kutim bisa teratasi dengan baik," ungkapnya.
Bupati Ardiansyah menyebutkan, hampir 70 ton perhari sampah yang dihasilkan oleh masyarkat sangatta. Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi Kutim dalam mengurangi sampah.
"Semoga saja, volume sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) kita berkurang, karena bisa dikelola m melalui BSU yang terbentuk di Kutai Timur. Dengan ucapan selamat dan setuju, apa yang dilakukan oleh Asobsi," tegas Ardiansyah.
Ardiansyah berharap Dinas Lingkungan Hidup dapat memberikan dukungan anggaran. Selain itu, melalui anggaran yang diperuntukkan bagi RT Rp 50 juta oleh pemerintah, bisa dialihkan sebagiannya untuk kegiatan BSU di tingkat RT. Yang digunakan untuk pelatihan inovasi sampah, guna meningkatkan ekonomi kerakyatan.
Sementara itu, Ketua Asobsi Kutim Muhammad Jali, bersama Tim Pembina Bank Sampah Kutai Timur mengatakan, telah membentuk 75 BSU di Sangatta Utara dan Selatan, dari tahun 2021. Kini, telah mengurangi ataupun mengelola sampah sebanyak 117 ton. "Terkait kegiatan pelatihan ini, mulai dari awal Januari 2021 sampai pembentukan BSU di kecamatan tidak mengunakan APBD," ungkapnya.
Muhammad Jaki menyatakan, telah menyusun program dan agenda. Salah satunya, sosialisasi dan pelatihan inovasi sampah pembuatan eco enzim, yaitu serbuk sabun diterjen yang bahan bakunya dari sampah buah-buahan dan sayuran Tidak Hanya itu, Jali juga mempunyai target akan membentuk BSU di setiap kecamatan dan desa bahkan di tingkat RT.
Serta melaksanakan sosialisasikan dan pelatihan inovasi sampah di daerah Kutim.
Untuk diketahui, pemateri dalam kegiatan ini, yakni Anggota DPRD Kutim Jimmy tampil selaku pemateri, mengatakan Sampah Tanggung Jawab Kita.
Selanjutnya, pemateri kedua Hanik Ermawati dari BSU Bumi Rejo dengan materi Pemaparan Tata Cara Membuat Eco Enzym.
Dilajut pemateri ketiga adalah Anaz Ruroziq Adham, dengan materi Bimtek Pengembangan Innovati Bank Sampah, Mengedukasi Eco Enzyme Dijadikan Sabun Cair untuk Cucuian Pakaian serta Praktik Membuat Kasetdari Kain Bekas oleh BSU Gotong Royong.
Adapun yang hadir dalam acara ini, Dewan Penasehat Asobsi Kutim, Ny Siti Robiah Ardinasyah, serta kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim Armin Nazar, Anggota DPRD Kutim Jimmy. Kemudian, mewakili manajeman PT. Kaltim Medika Utama (RSPKT Group) Artha Surya Rismawan dan Direktur RS Pupuk Kaltim Prima Sangatta. (Adv/*)