
Jumat 21 JULI 2023
SAMARINDA - Perlunya Pembangunan Berkelanjutan atau TPB/SDGs (Sustainable Development Goals - SDGs) sebagai upaya global untuk mencapai pertumbuhan ekonomi, pembangunan sosial dan perlindungan lingkungan yang berkelanjutan.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang, saat pembukaan Sosialisasi Rencana Aksi Daerah - Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (RAD TPB), Jumat,( 21/7/2023) di Hotel Harris, Samarinda.
Menurutnya, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, memiliki arah dan tujuan mengatasi tantangan global seperti kemiskinan, kelaparan, perubahan iklim, kesenjangan sosial, dan masalah lingkungan lainnya. Selanjutnya, memastikan bahwa tidak ada negara atau kelompok yang tertinggal dalam proses pembangunan.
Wakil Bupati Kutim ini menegaskan, untuk memastikan arah TPB segala keputusan dan tindakan di tingkat daerah berkontribusi pada keberlanjutan secara keseluruhan dengan arah dan prioritas yang terukur dan jelas.
Dia nilai, diperlukan menyusun sebuah dokumen yang memuat rencana yang strategis berupa Rencana Aksi Daerah.
"Salah satu komitmen Pemkab Kutim, lanjut ia, berperan secara aktif dalam pencapaian cita-cita TPB/SDGs. RAD TPB/SDGs merupakan panduan/pedoman untuk melaksanakan pemenuhan target-target pembangunan berkelanjutan," terangnya.
Untuk diketahui, RAD TPB adalah dokumen strategis lima tahun dibuat pemerintah daerah atau wilayah untuk mencapai target dan tujuan TPB secara lokal.
Meski sebelumnya dalam laporan, Kepala Bidang Perekonomian dan SDA Bappeda Kutim, Ripto Widargo menyampaikan Sosialisasi Dokumen RAD-TPB ini untuk menyampaikan hasil penyusunan Dokumen RAD-TPB di Kutim dan menyepakati Rencana Kegiatan, Target dan Indikator Capaian Tujuan TPB untuk masing-masing Perangkat Daerah.
Adapun lingkup dan keluaran Kegiatan ini adalah penyampaian hasil penyusunan Dokumen Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan oleh Bappeda Kutai Timur selaku fasilitator Perangkat Daerah (PD) dalam pencapaian TPB.
"Selanjutnya akan disampaikan dan disepakati rencana kegiatan, target dan indikator capaian yang membentuk RAD untuk pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)," ungkap Ripto.

Kemudian luaran kegiatan sosialisasi ini berupa catatan pertemuan (notulensi), matriks final capaian TPB 2023 dan rencana capaian TPB 2030 dan 2045 yang dilengkapi oleh berita acara kesepakatan terhadap RAD-TPB oleh masing-masing Perangkat Daerah di Kutim.
Kegiatan ini juag dihadiri Pimpinan USAID SEGAR Darmawan Listanto, Kepala Perangkat Daerah (PD)Kutim dan perwakilan PD, Sekretaris Bappeda Kutim Idham Cholid, Tim Ahli SDGs Center Universitas Mulawarman, unsur Perguruan Tinggi, unsur mitra strategis, unsur swasta dan organisasi. (Adv/*)