Perlunya Mengoptimalkan Pendidikan Anak

Selasa 18 JULI 2023

SANGATTA – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar kegiatan seminar dan workshop, di hari peringati Hari Anak Nasional (HAN) 2023. TP PKK Kutim bekerjasama Klinik Utama Tumbuh Kembang Anak Cahaya Sangatta, pada hari Sabtu (15/7/2022).

Foto: Kominfo Kutim

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu (15 s/d 16) Juli 2023 ini, dihadiri tiga narasumber, yakni Prof. DR. Dr. Hardiono D Pusponegoro,SpA(K), Anita Chandra,M,Psi.Psikolog dan Felicia Soemarjono, Ed.M.,M.Ed.,BCBA. Kegiatan seminar mengambil tema Autism Spectrum Disorder di Masa Internet dan Workshop dengan tema Metode Pengelolaan Perilaku Guna Optimalisasi Proses Belajar Anak, dibuka Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG), Kawasan Perkantoran, Bukit Pelangi.

Selaku Ketua TP PKK Kabupaten Kutim Ny Siti Robiah Ardiansyah hadir dalam seminar itu, juga hadir para Camat beserta isteri, organisasi wanita lainnya seperti Jalasenastri, Bayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, para guru PAUD/TK di Kutim, orang tua dari anak-anak (autis) dan tamu umum.

Sementara Penanggung Jawab Klinik Tumbuh Kembang Anak Cahaya Sangatta dr Meitha P.E. Togas, Ap.A(K) menyebut, anak adalah penerus cita-cita bangsa yang dasar-dasarnya telah ditetapkan oleh generasi pendahulu.

"Agar mampu ikut memikul tanggung jawab yang besar, maka anak perlu diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan optimal di tengah masyarakat," ungkap dr Meitha.

Menanggapi kegiatan tersebut, pemerintah tidak dapat berjalan sendirian, perlu adanya peran dan kerjasama antara seluruh elemen masyarakat agar kita bisa bersama-sama melindungi dan mempertahankan hak-hak anak sebagai penerus bangsa.

Menurut dr Meitha, kondisi ini menjadi tanggung jawab bersama untuk membangun pribadi yang cerdas, jujur, berbudi pekerti yang luhur dan berjiwa kompetitif pada anak-anak kita, melalui pendidikan baik secara formal, semiformal ataupun non formal.

Dia mengajak kepada orang tua diajak untuk meningkatkan kualitas diri. Sebab orang tua lah yang mendidik anak di rumah. Sebagai pendidik yang mendidik anak-anak di sekolah, sebagai tenaga kesehatan yang membantu mengawasi tumbuh kembangnya anak.

"Selain itu, sebagai masyarakat yang hidup berdampingan dengan anak-anak, karena anak-anak hanya belajar dari lingkungan di sekitarnya,” tandasnya. (Adv/*)