Bupati Kutim Terima Penghargaan Kementan RI

Sabtu 17 JUNI 2023

SANGATTA - Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menerima penghargaan dari Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI), atas dedikasinya dalam mengembangkan bidang pertanian, di kabupaten Kutim.

Ardiansyah Sulaiman Bupati Kutai Timur, saat menerima penghargaan Kementan RI

Penghargaan itu diberikan Mentan RI kepada 39 kepala daerah se-Indonesia di Lapangan Lanud Sultan Sjahrir, Jalan Prof Dr Hamka, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barang, Kamis (15/6/2023) lalu 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI, Dedi Nursyamsi memberikan penghargaan tersebut pada acara Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVI tahun 2023. 

Dia katakan, penghargaan diberikan atas dedikasi, kontribusi, dan keberhasilan membangun bidang pertanian di daerah masing-masing.

Sementara Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman membenarkan penerimaan penghargaan tersebut, ia mengaku penghargaan ini hanyalah bonus. Karena yang terpenting atas penghargaan ini bisa meningkatkan kebijakan-kebijakan di sektor pertanian.

Menurut Bupati Kutim, upaya ini demi mensejahterakan rakyat serta menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui bidang pertanian, ia bertekad harus memajukan pembangunan sektor pertanian di daerah Kutai Timur.

"Hal ini juga dapa memacu Kutim bisa menjadi daerah yang maju dibidang agribisnis dan agroindustri di masa depan," harapnya didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Dyah Ratnaningrum.

Bupati Ardiansyah Sulaiman juga menegaskan, dalam peningkatan pengelolaan hasil produksi pertanian dari hulu hingga hilir diperlukan sinergitas, baik dari pemerintah, perusahaan, swasta dan masyarakat sebagai pelaksana.

Selanjutnya, Kepala DTPHP Kutim, Dyah Ratnaningrum menambahkan, penghargaan dari Kementan RI untuk Bupati Kutai Timur tidak lepas dari upaya para petani yang ada di daerah Kutim.

"Salah satunya yang menonjol pada pengembangan komoditi pisang kepok grecek yang telah diekspor hingga mancanegara," ungkap Dyah.

Bahkan dari pihak Kementan RI melalui Dirjen Pertanian selalu menanyakan kemajuan perkembangan pertanian pisang kepok grecek. Hal itulah yang mengantarkan Bupati Kutai Timur mendapatkan penghargaan.

Sebagai informasu bahwa, sejak 10 hingga 15 Juni 2023 terjadi beberapa transaksi atau kerja sama dengan nilai lebih dari Rp 3 miliar melalui kelompok tani di Kutim, sekaligus eksportir pisang kepok grecek. (Adv/*)