Rabu, 7 DESEMBER 2022
SANGATTA - Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mengalami peningkatan.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Yusuf Silambi mengatakan, jika infrastruktur yang memadai akan berdampak pada perekonomian di Kutim, ditambah dengan berlimpahnya Sumber Daya Alam (SDM).
Bilamana infrastruktur memadai dan menunjang, akan terjadi investasi besar-besaran, dapat menumbuhkan kesejahteraan untuk masyarakat.
Dia juga tidak menafikan jika ditengah pertumbuhan ekonomi Kutim masih ada masyarakat miskin berpenghasilan rendah.
Dengan besarnya anggaran yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar melalui bantuan sosial yang disalurkan Dinas Sosial (Dinsos) ditahun ini.
"Kalau melihat kondisi Kutim, jika dalam analisa selama ini, resesi akan terjadi, Kutim masih di posisi aman. Didukung anggaran tahun ini bukan menurun tapi dari tahun ke tahun semakin meningkat," ungkapnya.
Dia menyatakan, salah satu yang memperkuat hal saat ini berdirinya beberapa perusahaan raksasa di Kutim, seperti PT Kaltim Prima Coal (KPC).
Bahkan perusahan besar itu, masuk hingga ke beberapa kecamatan, di Kutim. Seperti Sangkulirang, Bengalon, Kaliorang dan Rantau Pulung.
"Sebaran perusahaan dibeberapa kecamatan itu, mereka masuki itu pasti memberikan dampak baik, khususnya penyaluran CSR yang akan berpengaruh pada pembangunan dan ekonomi masyarakat di daerah masing-masing," tandasnya. (Adv/*)