Selasa, 6 DESEMBER 2022
SANGATTA- Peran serta pelaku usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam pengembangan sektor pariwisata tidak boleh di pandang sebelah mata, mengingat, sektor tersebut menjadi salah satu pilar penting kemajuan bidang yang menjadi penyumbang devisa terbesar bagi negara setelah sektor perkebunan kelapa sawit.
“Bilamana kunjungan wisatawan datang ke Kutim, tidak hanya menikmati alam, namun keterlibatan UMKM, juga menjadi pilihan mereka, sebagai salah satu destinasi wisata," jelas Yan Ipui, Anggota DPRD Kutim.
Untuk itu, dalam upaya pengembangan sektor pariwisata yang saat ini terus di gaungkan oleh pemerintah daerah Kutim. Agar tidak melupakan para pelaku UMKM yang dinilai mempunyai peran penting dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dimana sektor UMKM menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan saat pandemic Covid-19.
Pihaknya akan mendorong agar peran UMKM bisa terus di tingkatkan kapasitasnya, karena telah terbukti menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
Bahkan, UMKM dan Pariwisata memang memiliki hubungan yang saling mengait. Di satu sisi, bergeliatnya UMKM, akan berdampak pada kemajuan di sektor pariwisata.
“Bahkan banyak contoh dapat dilihat, sebelumnya daerah yang tidak banyak di kenal oleh wisatawan, adanya pelaku UMKM, akhirnya banyak masyarakat yang datang, ini perlu menjadi perhatian," harapnya.
Pihaknya berharap, agar Pemerintah terus memberikan perhatian secara serius, dengan memberikan pendampingan dan pemberdayaan kepada UMKM maupun komunitas masyarakat yang peduli dan turut mengembangkan pariwisata.
"Dengan harapan, mampu secara optimal dalam membantu mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kutim," tandas Yan. (Adv/*)