Selasa, 6 DESEMBER 2022
SANGATTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Yusuf Silambi mengapresiasi rencana dari Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman terkait 'penangkaran buaya.'
Menurutnya, rencana tersebut akan menguntungkan banyak sektor, seperti pariwisata, perekonomian dan UMKM serta perekrutan tenaga kerja besar-besaran.
"Kutim ini terkenal dengan buaya, misal seperti Sangatta Utara, Sangatta Selatan dan Bengalon. Saya rasa pemberitaan juga sudah banyak," ucapnya, Selasa (6/12/2022).
Dari sektor pariwisata juga dinilainya sebagai peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tentu akan banyak warga luar daerah yang akan melakukan kunjungan ke penangkaran reptil tersebut.
Untuk sektor perekonomian tentu saja masyarakat diperbolehkan untuk membuka atau berjualan di sekitar area penangkaran.
"Atau misal di daerah tersebut ada masyarakat yang mempunyai tanah, boleh membangun hotel misal untuk wisatawan luar daerah pasti banyak pemasukan," ungkapnya.
Yusuf menjelaskan, jika masyarakat yang membuka peluang tersebut bisa dapat mematok harga mulai dari Rp 100-150 ribu per malam, maka bisa di pastikan dapat menguntungkan.
Sama saja, dengan sektor perhotelan, dan rumah makan dipastikan memiliki peluang yang sama, beberpa makanan khas Kutim atau rumah makan yang hanya menghidangkan satu menu.
Dia mencontohkan, satu menu saja, seperti ayam kampung goreng, sudah tampak ramai.
Sementara, sektor perekrutan pekerja, mulai dari juru parkir, admin, penjaga loket, hingga pemandu dapat dilakukan masyarakat lokal.
Hal ini menjadi peluang PAD, masyarakat setempat juga bisa mendapatkan keuntungan. "Hal ini sudah dicanangkan Bupati, hanya saja menunggu investor yang tertarik dengan peluang tersebut.(Adv/*)