Kutai Barat Pecahkan Rekor MURI Kesapuuq dan Tuduukng

Rabu 5 November 2025

SENDAWAR - Kabupaten Kutai Barat kembali mencatat prestasi pada peringatan Dahau ke-26 tahun ini dengan memecahkan Rekor MURI untuk penggunaan Kesapuuq dan Tuduukng terbanyak. Kesapuuq merupakan penutup kepala yang biasa dikenakan pria dari suku Dayak Tunjung dan Benuaq, sementara Tuduukng adalah penutup kepala berbahan kain yang dikenakan oleh kaum perempuan dari suku yang sama.

Pemecahan rekor ini menjadi bentuk pelestarian budaya lokal yang semakin mendapat perhatian dan pengakuan luas. Selain memperlihatkan kekayaan identitas Dayak Tunjung dan Benuaq, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap warisan leluhur.

Agustin, salah satu warga Dayak yang juga ASN pada Dinas Kominfo Kutai Barat, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mengangkat dan melestarikan budaya daerah.

“Saya sangat mengapresiasi pencapaian pembangunan dan pemecahan Rekor MURI oleh Kabupaten Kutai Barat di usia ke-26 ini,” ujar Agustin, Rabu (5/11/2025).

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut agar generasi muda tidak kehilangan hubungan dengan akar budaya mereka. Pelestarian budaya dinilai penting untuk menjaga nilai, jati diri, dan kebersamaan masyarakat Dayak di Kutai Barat. in pemecahan rekor, puncak Dahau ke-26 Kutai Barat juga dimeriahkan dengan hiburan rakyat. Berbagai penampilan ditampilkan untuk masyarakat, mulai dari kesenian daerah hingga konser musik.

Pada malam hari, panggung hiburan di Alun-Alun Itho Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menghadirkan grup band ibu kota Jamrud, serta musisi lokal, sehingga menambah semarak perayaan budaya tersebut. (adv/DiskominfoKubar/*)