Pemerintah Dorong Hilirisasi dan Kemandirian Pangan

Selasa 4 November 2025

SENDAWAR -  Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus mendorong transformasi ekonomi daerah melalui hilirisasi industri dan penguatan sektor pertanian untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal serta kemandirian pangan masyarakat.

Hal itu dikatakan Bupati Kubar, Frederick Edwin, dalam Rapat Paripurna mendengarkan pidato Bupati dalam rangka peringatan hari jadi daerah Kabupaten Kutai Barat ke-26 di Gedung DPRD Kubar, Selasa (4/11/2025).

Bupati Frederick Edwin mengatakan, meski daerah memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, dan industri berbasis sumber daya alam, sebagian besar hasil masih berupa bahan mentah. 

Kondisi itu membuat penerimaan daerah belum optimal karena sebagian besar kewenangan pengelolaan masih berada di pemerintah pusat.

“Pemerintah mendorong hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal serta mengembangkan sektor unggulan. Transformasi ini mencakup peningkatan infrastruktur pendukung, penguatan akses pasar, dan pelatihan keterampilan bagi tenaga kerja lokal agar siap menghadapi tantangan ekonomi yang semakin dinamis,” kata Bupati Edwin.

Ia menambahkan, tantangan dalam pemenuhan konsumsi pangan juga masih cukup kompleks, mulai dari alih fungsi lahan pertanian, menurunnya minat generasi muda menjadi petani, hingga tingkat kesuburan tanah yang kian berkurang. 

Karena itu, berbagai program disiapkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendukung produksi lokal.

Pada tahun anggaran 2025, pemerintah daerah menyalurkan berbagai bantuan sarana pertanian berupa bibit unggul, pupuk, herbisida, serta alat berat bagi kelompok tani tanaman perkebunan dan hortikultura.

Bantuan juga diberikan dalam bentuk bibit ternak, pakan, dan pembangunan kandang bagi kelompok peternak. Selain itu, dilakukan pembangunan jalan tani di 16 kecamatan, pencetakan sawah baru, pembukaan lahan pertanian, serta rehabilitasi jaringan irigasi.

Dalam bidang perikanan, Pemkab menyalurkan bantuan berupa mesin ketinting, perahu fiber, restocking bibit ikan, serta pembangunan kolam bagi kelompok pembudidaya ikan.

Sementara untuk mendukung kemandirian pangan, dilakukan pembangunan dan rehabilitasi lumbung pangan, pembangunan lantai jemur, serta penguatan cadangan pangan pemerintah daerah.

“Melalui program diversifikasi dan ketahanan pangan masyarakat, pemerintah juga melaksanakan operasi pasar secara rutin setiap tahun untuk mengendalikan harga bahan pokok dan menekan laju inflasi,” ujar Bupati.

Langkah-langkah tersebut, lanjut Edwin, menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Kubar dalam membangun ekonomi daerah yang lebih tangguh, mandiri, dan berdaya saing di tengah ketidakpastian ekonomi global. (adv/DiskominfoKubar/*)