Pemkab Kutib Optimis Tekan Angka Stunting

Selasa 28 Oktober 2025

SENDAWAR - Permasalahan stunting masih menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar). Stunting tidak hanya berdampak pada tinggi badan anak, tetapi juga mencerminkan gangguan gizi kronis yang dapat memengaruhi perkembangan otak, kecerdasan, produktivitas, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan anak.

Hal ini terungkap saat Bupati Kubar, Frederick Edwin, menggelar Rapat Evaluasi Terhadap Intervensi Stunting Semester I Tahun 2025, di Ruang Rapat Diklat Lantai 3 Kantor Bupati Kubar, Selasa (28/10/2025).

Bupati Kubar Frederick Edwin mengatakan, Pemkab Kubar terus berkomitmen melaksanakan berbagai program dan intervensi lintas sektor di bidang kesehatan, gizi, pendidikan, sanitasi, dan pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan komitmen nasional dan target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta sesuai Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Ia sampaikan Pada semester pertama tahun 2025, kita telah melaksanakan sejumlah intervensi yang melibatkan berbagai pihak, baik dari perangkat daerah, lembaga vertikal, dunia usaha, maupun masyarakat.

"Rapat ini menjadi sarana untuk menilai efektivitas program, mengidentifikasi tantangan di lapangan, serta merumuskan rekomendasi perbaikan untuk pelaksanaan di semester berikutnya," ungkap Bupati Kubar.

"Pentingnya evaluasi sebagai upaya penyempurnaan program agar lebih tepat sasaran dan memberikan hasil nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat," tegas Bupati Kubar.

Sementera pihaknya juga berupaya melakukan percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi dan sinergi lintas sektor, baik dari pemerintah, swasta, akademisi, tokoh masyarakat, maupun seluruh lapisan masyarakat.

Ia juga mengajak, seluruh peserta untuk berperan aktif dalam memberikan masukan, berbagi pengalaman, serta menyampaikan inovasi dan gagasan konstruktif demi memperkuat koordinasi dan memastikan setiap langkah yang diambil memberi dampak positif bagi masyarakat.

Bupati berharap, semoga kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dan sinergi dalam menurunkan angka stunting, serta mewujudkan generasi Kutai Barat yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Untuk diketahui kegiatan ini, dihadiri Wakil Bupati Nanang Andriani, Ketua TP PKK Maria Christina Mozes Edwin, Plt Asisten 2 Philip Silitonga, Plt Asisten 3 Kamius Junaidi, Sekretaris Bappedalitbang Florensius Steven serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kubar.(adv/DiskominfoKubar/*)