Pemkot Balikpapan Optimalkan PAD untuk Kesejahteraan Masyarakat

Selasa 10 Juni 2025

BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan tengah berupaya keras mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memacu pembangunan kota.

Bagus Susatyo Wakil Wali Kota Balikpapan

Hal ini menjadi perhatian utama dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan ke-14 Masa Sidang III Tahun Sidang 2024/2025, agenda rapat tersebut adalah penyampaian jawaban Wali Kota Balikpapan terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Balikpapan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, yang mewakili Wali Kota yang sedang menjalankan ibadah haji, menjelaskan bahwa perubahan pada beberapa potensi pajak dan retribusi daerah, termasuk sektor parkir, telah melalui kajian mendalam.

"Memang ada perubahan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di provinsi ini yang mengakibatkan potensi pajak kita jadi menurun, tapi apapun itu, kita salah satunya sudah ada sarana untuk merubah semua yang bergantian pada peraturan daerah kita akan coba optimalkan," ungkapnya, Selasa (10/6).

Bagus menambahkan bahwa Pemerintah Kota akan berupaya memaksimalkan potensi yang ada agar PAD dapat meningkat di tahun-tahun mendatang.

Menanggapi pertanyaan mengenai percepatan pelaporan dari wajib pajak, Bagus Susetyo menekankan bahwa Pemerintah Kota akan berhati-hati dalam menerapkan kebijakan agar tidak memberatkan para pengusaha.

"Berkaitan dengan aturan-aturan yang tidak ditetapkan dari regulasi yang lama, saya pikir tidak ada yang memberatkan masyarakat," jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota tidak akan mencari-cari potensi pajak di luar ketentuan yang ada, melainkan akan memilah dan mengecek potensi wajib pajak yang belum terdata secara tegas.

"Intinya, Pemerintah Kota tidak akan, dalam arti bukan masalah membebani masyarakat, tapi kita meningkatkan PAD yang nantinya akan kita kembalikan untuk masyarakat," tegasnya.

BACA JUGA:

https://harianjurnal.com/daerah/balikpapan/8786-komitmen-balikpapan-terhadap-ruang-terbuka-hijau-dalam-pembangunan-berkelanjutan

Peningkatan PAD ini, lanjutnya, akan dialokasikan untuk meningkatkan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menyampaikan apresiasi atas jawaban Wali Kota dan usulan-usulan dari fraksi-fraksi DPRD Balikpapan. Ia juga memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kota Balikpapan dalam mencapai target PAD.

"Dalam waktu dekat juga kami mau rapat, hampir 50% sudah sangat luar biasa informasi yang kami dapat, Insya Allah mereka tercapai," ujarnya.

Alwi Al Qadri juga menyatakan optimisme terhadap potensi PAD Kota Balikpapan di masa depan, mengingat status Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Artinya, saya sangat optimis sekali, optimis sekali Kota Balikpapan untuk mendapatkan PAD, kantong-kantong PAD ini kita Insya Allah bisa tercapai," jelasnya.

Alwi bahkan berharap target PAD tahun depan dapat ditingkatkan menjadi Rp1,8 triliun, dari yang sebelumnya Rp1,3 triliun.

"Saya berharap tahun depan tuh ada yang meminta 1,5 (triliun), tapi saya tidak mau, maunya 1,8 (triliun)," harap Alwi Al Qadri. (Adv/adys/DiskominfoBpp/*)