Jumat, 17 April 2020
SAMBOJA-SKK MIGAS-PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) kembali menyalurkan bantuan penanggulangan COVID-19 kepada instansi publik dan warga di sekitar wilayah operasi PHSS.

Penyemprotan disinfektan ke tempat-tempat publik masih terus dilakukan, untuk penyemprotan ke area yang tidak terjangkau mobil damkar (mobil pemadam kebakaran, red).
PHSS bekerjasama dengan tim relawan melakukan penyemprotan manual di masing-masing kecamatan. Di area operasi PHSS diantaranya, Kecamatan Muara Badak, Kecamatan Muara Jawa, Kecamatan Samboja, Kecamatan Marangkayu, Kecamatan Anggana, Kecamatan Sanga Sanga.
Sejak 23 Maret hingga 15 April, PHSS telah membagikan 1.500 liter cairan disinfektan dan penyemprotan disinfektan sebanyak 26000 Liter.
Dalam lanjutan penyaluran bantuan kali ini, PHSS menyasar puskesmas dan rumah sakit untuk membantu kebutuhan perlengkapan tenaga kesehatan di tiga, Puskesmas di Kecamatan Samboja. Diantaranya, RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja dan satu Puskesmas di Kecamatan Muara Jawa.
Secara total bantuan diberikan kepada instansi publik kesehatan diatas meliputi baju hazmat 40 buah, sarung tangan medis 40 kotak, masker medis 80 kotak, googles 20 buah, supplemen vitamin 40 paket, dan 800 botol hand sanitizer kemasan 60 ml.
Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah yang sedang melakukan kunjungan ke Kecamatan Samboja, menyaksikan serah terima bantuan untuk tiga Puskesmas Samboja dan RSUD Aji Batara Samboja pada 13 April lalu.
Dalam kesempatan tersebut Edi mengapresiasi, PHSS dalam memberikan bantuan penanggulangan Covid-19 ke instansi publik kesehatan di sekitar wilayah PHSS.
“Terimakasih atas kepedulian PHSS, bantuan ini berguna untuk menunjang pekerjaan tenaga kesehatan dimasa wabah ini,” lanjut Edi dalam sambutannya.

Senada dengan Edi, Camat Samboja Ahmad Nurkhalis yang menerima bantuan secara simbolis dari PHSS mengungkapkan, rasa terimakasih atas kepeduliaan PHSS memperhatikan kebutuhan alat tenaga kesehatan di wilayahnya.
Ateng Surachmat selaku General Manager PHSS menyatakan pihaknya berupaya berpartisipasi dalam penanggulangan pencegahan Covid-19 sesuai dengan kapasitas dan secara konsisten memberlakukan protokol pencegahan COVID-19 di lingkungan internal PHSS.
“Secara prinsip kami akan berpartisipasi dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penyebaran COVID-19 di wilayah Kukar sebagai area wilayah kerja kami dan sekaligus melaksanakan protokol pencegahannya di internal PHSS,” ujarnya.
Taufani Evandri, Manager Legal & Relations PHSS menyampaikan bantuan serupa rencananya akan disalurkan pada minggu ketiga April ke puskesmas di Kecamatan Marangkayu, Anggana, Muara Badak dan RSUD Parikesit Tenggarong.
Sedangkan untuk menjangkau penanggulangan pencegahan COVID-19 di tempat publik, PHSS memberdayakan pengrajin rak besi untuk membuat 12 unit tempat cuci tangan portabel dan turut berpartisipasi dalam gerakan 10.000 masker memberdayakan kelompok penjahit di Muara Badak.
Selain itu, bersama dengan tim relawan setempat di masing-masing wilayah kecamatan, PHSS telah menyalurkan 500 paket bantuan sembako bagi ODP.
Ditambahkan Kepala SKK Migas Perwakilan Kalsul Syaifudin saat dihubungi secara terpisah, bantuan dan dukungan KKKS PHSS untuk fasilitas kesehatan di wilayah Kukar, merupakan program bersama sektor hulu migas yang dilaksanakan SKK Migas bersama KKKS.
Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung pemangku kepentingan daerah untuk pencegahan penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan.
Dimana kita ketahui bersama, tenaga medis dalam menjalankan tugasnya berinteraksi langsung dengan OPD dan PDP. Sehingga mereka perlu dilengkapi peralatan keselamatan agar dapat bekerja dengan baik dan terlindungi.
“Melalui gotong royong bersama pemkab Kukar, industri hulu migas berharap bantuan tersebut, dapat mendukung tenaga medis yang berada di garda terdepan mencegah virus COVID-19 tidak semakin menyebar,” harap Syaifudin.
Rilis: Humas Comunication SKK MIGAS
Editor: Ahmad Yani